Connect with us

Hot Topic

Ombudsman RI Beri Penghargaan Polisi Gendong Penumpang Sakit Jantung

Tayang

,

Channel9.id-Jakarta. Ombudsman Republik Indonesia, pagi ini memberikan penghargaan kepada Bripka Sigit Prabowo yang aksi heroiknya menggendong penumpang bus Transjakarta yang kena serangan jantung ke RS Harapan Kita.

Aksi Bripka Sigit Prabowo, Anggota Polantas Polda Metro Jaya, pada Jumat minggu (14/2/20) lalu sempat viral di media sosial. Aksi heroiknya yang didokumentasikan masyarakat sempat menjadi viral dan menjadi perbincangan di jagat media sosial.

Ombudsman RI rencananya akan menghadiahi Bripka Sigit Prabowo sebagai pelayan publik teladan. Penghargaan itu akan disampaikan langsung oleh Ketua Ombudsman RI,Prof Amzulian Rifai, SH, LLM.

Penghargaan kepada Bripka Sigit Prabowo akan disematkan dalam apel kesiapan rutin Senin (17/2/20), di kantor Ombudsman RI Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan.

Atas aksinya tersebut, pasien jantung yang digendongnya dari Halte RS Harapan Kita ke dalam RS Jantung Harapan Kita mendapat penanganan lebih awal sehingga, bisa cepat mendapatkan pertolongan yang sangat diperlukan bagi yang terkena serangan jantung.

Ombudsman RI sebagai lembaga yang mengawasi pelayanan publik oleh lembaga, kementerian dan instansi pemerintah, selain melakukan pengawasan juga memberikan reward atau penghargaan, kepada lembaga atau orang-perorang dalam kaitan dengan pelayanan publik.

Keikhlasan Bripka Sigit Prabowo, patut diteladani oleh siapa saja. Khususnya aparatur negara dalam memberi pertolongan kepada orang sakit terutama di tempat-tempat umum.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Menteri Sekretaris Negara: Pemerintah Mengajak Masyarakat Tidak Perlu Mudik

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pemerintah mengajak masyarakat tidak pulang kampung atau mudik di tengah situasi pandemi Covid-19. “Yang benar adalah pemerintah mengajak dan berupaya keras agar masyarakat tidak perlu mudik,” kata Pratikno terkait pernyataan juru bicara Presiden Fajroel Rachman tentang mudik, Kamis, 2 April 2020.

Sebelumnya Fadjroel menyatakan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik Idul Fitri namun, pemudik wajib isolasi mandiri selama 14 hari dan berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sesuai protokol kesehatan yang diawasi oleh pemerintah daerah masing-masing.

Pratikno mengatakan pemerintah menyiapkan bantuan sosial yang diperbanyak penerima manfaatnya. “Nilainya diperbesar kepada masyarakat lapisan bawah,” kata Pratikno.

Menurut Pratikno, ajakan agar masyarakat tidak mudik ke kampung halaman itu sejalan dengan keputusan Presiden tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Jaga jarak aman dan ikuti protokol pencegahan penyebaran COVID-19.”

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pada 2019 jumlah pemudik yang pulang ke Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan daerah lain adalah 20.118.531 orang.

Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah No 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam peraturan pemerintah disebutkan untuk melakukan bejalar di rumah bagi siswa, bekerja dari rumah, menjaga jarak dan tidak melakukan pertemuan dengan mendatangkan banyak orang.

Continue Reading

Hot Topic

Cegah Wabah Corona, Jepang Menolak WNI Memasuki Wilayahnya Mulai 3 April 2020

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah Jepang menolak masuk warga dari 49 negara, termasuk wraga negara Indonesia (WNI), untuk pencegahan penyebaran virus corona baru (Covid-19) mulai 3 Aril 2020 pukul 00.00. Semua warga negara asing yang pernah berada atau berkunjung di 49 negara, termasuk Indonesia, dalam 14 hari terakhir sebelum tiba di Jepang tidak diizinkan masuk ke Jepang kecuali dalam kondisi darurat.

“Kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada 3 April 2020 pukul 00:00 waktu Jepang, serta berlaku juga bagi pendatang yang berangkat dari Indonesia sebelum kebijakan ini mulai diberlakukan, serta tiba di Jepang setelah kebijakan dimulai,” demikian keterangan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Kamis, 2 April 2020.

Untuk pengecualian, kebijakan ini tidak diterapkan bagi WNI dengan status penduduk tetap, memiliki suami/istri warga negara Jepang, memiliki suami/istri penduduk tetap, dan pemegang izin tinggal tetap yang meninggalkan Jepang dan mengisi izin masuk kembali (re-entry permit) sampai dengan 2 April 2020.

Namun, apabila dia keluar dari Jepang setelah 3 April 2020, maka tidak dapat masuk kembali ke Jepang. Penduduk yang memiliki status Tokubetsu Eijyuu-sha atau penduduk tetap khusus, bukan objek penolakan masuk ke Jepang.

WNI yang masuk pada kategori yang dikecualikan saat tiba di Jepang akan diminta menjalani tes PCR di bandara ketibaan, melakukan karantina mandiri di tempat yang ditunjuk oleh kepala kantor karantina selama 14 hari serta pemeriksaan kesehatan di otoritas kesehatan. Mereka juga tidak boleh menggunakan sarana transportasi umum dari bandara ke tempat karantina tersebut.

Selain kebijakan tersebut, pemerintah Jepang juga menangguhkan penerapan bebas visa (visa waiver), visa berdasarkan perjanjian yang berkaitan dengan APEC Business Travel Card (ABTC), serta seluruh visa yang diterbitkan Kedubes/Konsulat Jepang sebelum 2 April 2020.
 

Continue Reading

Hot Topic

Positif Covid-19, Satu WNI Meninggal di Singapura

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura mengkonfirmasi satu warga negara Indonesia (WNI) positif Covid-19 meninggal dunia di Singapura. Total ada dua WNI penderita infeksi virus corona yang meninggal dunia di negara tersebut.

Kedutaan menerima informasi dari Kementerian Kesehatan Singapura pada Kamis, 2 April 2020, mengenai kematian pasien Covid-19 dalam kasus 476 yang dirawat di fasilitas Pusat Penyakit Menular Nasional (National Centre for Infectious Diseases/NCID) Singapura.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan Singapura, pasien yang meninggal dunia pada 2 April pukul 06.43 waktu Singapura, merupakan pria WNI berusia 68 tahun pemegang izin kerja atau Singapore work pass.

Sebelumnya, pada 21 Maret 2020, seorang WNI positif COVID-19 dalam kasus nomor 212 di Singapura meninggal dunia. Kepala Fungsi Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar RI Singapura Ratna Lestari Harjana menyatakan pasien tersebut sebelumnya menjalani perawatan di ruang rawat intensif. “​​​​​Ini yang di ICU, dirawat selama tujuh hari,” kata Ratna seperti dikutip Antara, Kamis, 2 April 2020.

Pasien yang sejak 26 Maret menjalani perawatan intensif itu mengalami komplikasi serius yang menyebabkan kematian setelah tujuh hari dirawat di ruang rawat intensif. Menurut keterangan Kedutaan, pasien itu memiliki riwayat sakit diabetes dan hipertensi.

Kementerian Kesehatan Singapura telah menyampaikan informasi mengenai kematian WNI tersebut kepada keluarga dan Kementerian Kesehatan Indonesia. Kedutaan Besar RI Singapura terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Singapura mengenai penanganan WNI yang terserang Covid-19 di Singapura. 


Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC