Connect with us

Hukum

Jaksa Agung Minta Jajarannya Awasi Relokasi APBD Penanganan Covid-19

Tayang

,

Channel9.id – Jakarta. Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta jajarannya berperan mendampingi pemerintah daerah ketika melakukan revisi APBD guna penanganan virus corona.

“Kejaksaaan agar dapat mengambil peran dalam proses revisi anggaran APBD Tahun Anggaran 2020 dengan memberikan pendampingan hukum dalam proses revisi, pengesahan hingga penggunaan anggaran yang diperuntukan mencegah penularan dan penanggulangan atau pengobatan pasien Covid 19,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Rabu (25/3).

Dalam hal ini, relokasi anggaran tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 210/PMK.02/2019 tanggal 31 Desember 2020 tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2020 dan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 20 Maret 2020 tentang Refocussing Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid 19.

Hari menyampaikan, Burhanuddin mengingatkan tetap mengawasi relokasi itu. Apalagi, bila ada penyalahgunaan atau penyimpangan. Burhanuddin, kata Hari, tak segan memproses hukum bila penyimpangan anggaran itu terjadi dan terbukti.

“Dengan adanya pendampingan hukum dari kejaksaan pada proses revisi, pengesahan dan penggunaan anggaran tersebut, diharapkan bisa menghilangkan keragu-raguan aparatur di daerah dalam menganggarkan dana dan melaksanakan kegiatan pencegahan, penularan dan penanggulangan Covid-19,” ucap Hari.

(Hendrik)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polri: Ada 51 Kasus Hoaks Covid-19, Modusnya Karena Iseng Hingga Tidak Puas Kinerja Pemerintah

Published

on

By

Channel9.id Jakarta. Polri terus menindak kasus hoaks terkait virus corona di Indonesia ini. Hingga saat ini, ada 51 kasus penyebar hoaks virus corona

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyatakan para pelaku menyebarkan hoaks tersebut karena iseng.

“Sejauh ini sudah ada 51 kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang telah dilakukan penindakan,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3).

“Modus operandi yang digunakan para pelaku umumnya karena iseng, bercandaan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah,” katanya.

Argo menambahkan puluhan kasus hoaks itu diungkap oleh jajaran Mabes Polri dan Polda yang ada di semua wilayah Indonesia.

Polisi akan terus melakukan patroli siber guna memantau peredaran informasi hoaks yang meresahkan masyarakat. Polisi juga terus mengimbau agar masyarakat tak asal menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Adapun para pelaku penyebaran berita hoaks tersebut dikenakan Pasal 45 dan 45 A UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan Pasal 14 dan 15 UU No. 1 Tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

(Hendrik)

Continue Reading

Hukum

Polda Jatim Berhasil Mengamankan 11 Tersangka Sindikat Curanmor

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. 11 pelaku pencurian kendaraan bermotor telah berhasil diringkus tim Resmob Jogoboyo Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Jatanras, Kompol Oki Ahadian.

Dan Dari 11 tersangka tersebut, dua diantaranya ditembak kakinya karena melawan petugas.

Para tersangka ini melakukan kejahatannya diberbagai kota di Jawa Timur salah satu di diantaranya kota probolinggo.

Barang bukti yang diamankan polisi diantaranya, buku panduan kendaraan, kunci mobil, hp, dompet, cabin mitsubishi L300 hitam, cabin canter warna kuning.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pitra Andrias Ratulangie mengatakan, modus operandi pelaku ini dengan cara mengambil mobil yang di parkir di garasi rumah, dengan cara merusak pintu mobil dan kontak mobil serta merusak gembok pagar halaman toko, pelaku pun tak segan-segan melukai korbannya dengan menggunakan senjata tajam.

Pengungkapan para pelaku ini berawal dari informasi masyarakat tentang keberadaan tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan dan pelaku curanmor mobil, kemudian tim opsnal unit III curanmor ditreskrimum polda jatim melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka Sugianto yang berada di rumahnya di Desa Plososari Grati, kabupaten pasuruan.

Dari hasil penangkapan tersangka Sugianto dan Adi Kusworo lalu dikembangkan terhadap tersangka lain yang bernama Sutari yang menjadi penadah hasil kejahatan yang dilakukan Sugianto dkk, kemudian petugas kembali mengembangkan tersangka lain dan dilanjutkan penangkapan terhadap Fauzi alias Ujik, Mukhamad Efendi, Ilham Wahyudi Ferry, Yermi, Edi, Aries dan Edi Sucipto.

Dari 11 tersangka yang diamankan 2 di antaranya tertembak kakinya karena berusaha melawan petugas.

Continue Reading

Hukum

Polri Update Kasus Hoaks Corona: Kasus Hoaks Virus Corona Jadi 46

Published

on

By

Channel9.id Jakarta. Karo Penmas Divisi Humas Polri Argo Yuwono menyampaikan, ada 46 kasus hoaks virus corona hingga Kamis (26/3). Jumlah ini bertambah dari kasus sebelumnya, yakni 45 kasus hoaks.

“Penambahan dari Dittipidsiber Bareskrim Polri sebanyak 1 kasus,” kata Argo berdasarkan keterangan tertulis, Jumat (27/3).

Argo pula menyampaikan tersangka penyebaran berita bohong dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Dengan hukuman penjara 6 tahun dan denda Rp. 1 M,” tambah Argo.

(Hendrik)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC