Connect with us

Hot Topic

Menteri Dalam Negeri, Tak Pernah Sebut Covid-19 Tidak Mematikan

Tayang

,

Channel9.id-Jakarta. Baru-baru ini beredar di jejaring media sosial, potongan dari judul-judul media online berupa statemen pejabat penting soal virus corona.

Antara lain, judul Presiden Joko Widodo yang menyebutkan, “Memastikan Virus Corona Tak Terdeteksi di Indonesia”. juga judul dari pernyataan Menteri Kesehatan Dr. Terawan yang menyebut, “Menkes: Tantang Harvard Buktikan Virus Corona di Indonesia”.

Juga ada judul dari Mahfud: RI Satu-satunya Negara Besar di Asia yang Tak Kena Corona, Wakil Presiden yang menyebut, “Indonesia Terbebas Dari Corona Berkah Doa Qunut, dan terakhir judul Mendagri, “Tito Karnavian Tegaskan Virus Corona Tidak Mematikan.”

Potongan judul tersebut,nemang tulisan sebelum tanggal 2 Maret 2020 dimana dipastikan sudah ada penderita positif Covid-19 pasien nomor 1 dan 2. Karenanya, jika tidak dipahami latar belakangnya akan menyebabkan kesesatan informasi.

Faktanya Menteri Dalam Negeri Prof. HM Tito Karnavian tidak pernah mengatakan sebagaimana judul dimaksud, ujar Bahtiar Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam unggahan video saat Menteri Tito berolahraga pagi, mantan Kapolri ini mengatakan dan diulang di berbagai kesempatan, “Jika terkena positif corona tidak langsung mati atau akhir segalanya. Karena hasil riset dan data menunjukkan sebagian besar pasien positif corona sembuh dengan sistem kekebalan tubuh,” katanya.

Kalimat ini yang selalu diulang-ulang dalam berbagai kesempatan, ujar Bahtiar. Tercatat, dalam video unggahan saat berolahraga, juga dalam pertemuan dengan para Gubernur saat roadshow ke daerah, Mendagri menekankan pentingnya imunitas diri.

Fakta menunjukkan, kasus kematian pada pasien positif Covid-19, terbesar pada kelompok rentan, terutama kelompok orang tua yang berusia di atas 60 tahun dan memiliki riwayat penyakit kronis lainnya.

Hot Topic

GP Ansor Jatim Sokong Empat Poin Penting Kebijakan Kampung Tangguh Covid-19

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Pengurus Wilayah GP Ansor Jatim siap menyokong empat poin penting dalam kebijakan Kampung Tangguh Covid-19. Empat poin tersebut yakni, tangguh di bidang ekonomi, psikologis, keamanan, dan kesehatan.

Diketahui, Kampung Tangguh Covid-19 di Jatim diinisiasi oleh Polda Jatim, TNI, pemrov, dan masyarakat guna memperkuat ketahanan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Sekretaris Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur Ghufron Siradj alias Gus Ghufron menyatakan, kader-kader GP Ansor siap membantu mendukung hal tersebut dengan tetap mengikuti standar yang sudah ditentukan.

“Hampir semua kader Ansor dan Sarkorwil akan terlibat sendiri dalam pembangunan Kampung Tangguh covid-19 sesuai standar yang telah ditentukan oleh pemda, kepolisian dan TNI. Para kader Ansor di bawah semua mengikuti standar itu,” kata Gus Ghufron, Sabtu (30/5).

Terkait tangguh Ekonomi, Gus Ghufron menyatakan, program pembangunan lumbung pangan perlu diperkuat guna menjaga ketahanan pangan.

Dalam hal ini, kader GP Ansor mendorong pangan dihimpun dan dikumpulkan secara bergotong royong dari masyarakat atau mengumpulkan sumbangan dari donatur.

“Misalnya di Kabupaten Lumajang, kebetulan Bupatinya Cak Thoriq sekaligus Kasat Korcab Banser. Ia menyisipkan kebutuhan pangan dengan membeli langsung padi dari para petani untuk mengisi lumbung pangan. Hal serupa dilakukan oleh Gus Irsyad, Satkorwil Kabupaten Pasuruan,” kata Gus Ghufron.

Di bidang keamanan, Gus Ghufron menyatakan, kader Ansor mendukung penuh tindakan Kepolisian.

“Kita mensupport kepolisiaan di bidang keamanan,” katanya.

Sementara itu di bidang Psikologi, GP Ansor menerjunkan Rijalul Anshor (kiai-kiai muda) untuk mendampingi masyarakat dan memberikan bimbingan psikologis.

“Di samping Ansor juga mengoptimalkan majelis-majelis dzikir untuk memberikan ketenangan jiwa masyarakat. Kader-kader yang terjun di Kampung Tangguh mendapat pelatihan dari kepolisian, dinas kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” ujarnya.

Kemudian, di bidang kesehatan, Ansor dari awal ikut mengedukasi masyarakat tentang penggunaan masker, hand sanitizer, dan cuci tangan dengan sabun.

“Di samping Ansor mencarikan donatur untuk penyiapan kebutuhan umum, untuk menyiapan alat kesehatan, dan penyaluran bantuan sosial. Ansor ikut mencocokan data para penerima bansos, agar tepat sasaran,” pungkasnya.

(Hendrik)

Continue Reading

Hot Topic

102 Daerah Belum Terdampak Covid-19

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan sebanyak 102 kabupaten/kota di Indonesia belum terdampak Covid-19. “Terutama yang berwarna hijau di seluruh Indonesia. Cukup banyak,” kata dia, Sabtu, 30 Mei 2020.

Wiku menyebutkan terdapat sebanyak 85 kabupaten/kota yang memiliki risiko tinggi atau berwarna merah. Sebanyak 180 kabupaten/kota dengan risiko sedang atau berwarna oranye dan 139 kabupaten/kota dengan risiko rendah atau kuning.

Dia menambahkan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan bangsa, maka perlu meningkatkan kesehatan masyarakat. Saat ini yang terjadi adalah darurat kesehatan masyarakat. “Karena penularan virus ini dengan droplet, maka dipastikan harus menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Perilaku ini harus dilakukan secara disiplin baik oleh individu maupun secara kolektif,” terang dia.

Jika perilaku itu dilakukan mulai dari tingkat keluarga, RT, RW, daerah, hingga nasional. Jika sudah mencapai 70 persen maka akan menyulitkan virus itu untuk berkembang. Untuk memudahkan semua masyarakat mengingat apa yang harus dilakukan, maka perlu adanya upaya mengubah perilaku dengan gerakan.

Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia bertambah 557 kasus menjadi 25.773 kasus per Sabtu, 30 Mei 2020. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 523 orang menjadi 7.015 orang dan 1.573 meninggal.

Continue Reading

Hot Topic

Proyek Pesawat R80 dan N245 diganti Drone

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah menghapus dua proyek pengembangan pesawat, yakni R80 dan N245, dari daftar proyek strategis nasional (PSN) dan menggantinya dengan pengembangan tiga proyek pesawat nirawak (drone). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menambahkan tiga proyek pengembangan pesawat nirawak dalam PSN 2020-2024. “Tiga proyek terkait pengembangan drone itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan antara lain R80 dan N245,” ujarnya, Jumat,29 Mei 2020.

Menurut Airlangga, pengembangan pesawat nirawak lebih ideal dilakukan dalam kondisi saat ini. Karena itu, Pemerintah mendahulukan pengembangan proyek pesawat nirawak di tengah pandemi Covid-19 dibanding R80 dan N245. Proyek pesawat nirawak ini, juga sedang dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

“Dialihkan menjadi teknologi drone yang dianggap lebih cocok dengan situasi saat sekarang dan pengembangannya sudah dimulai oleh PT DI,” kata Airlangga.

Secara keseluruhan, Pemerintah merekomendasikan sebanyak 89 PSN baru senilai Rp1.422 triliun, termasuk tiga proyek pesawat nirawak.

Sebanyak 89 PSN yang menjadi rekomendasi, 56 proyek di antaranya adalah usulan baru. Sedangkan 10 proyek merupakan proyek perluasan dari PSN sebelumnya, 15 proyek dikelompokkan sebagai program pemerintah baru, dan 8 proyek masuk dalam sektor ketenagalistrikan. “Dari 245 proyek baru (yang diusulkan), hanya 89 proyek yang memenuhi kriteria,”ujar Airlangga.

Dengan demikian, kata dia, 156 proyek belum direkomendasikan. “Karena masih butuh dukungan kementerian teknis dan perlu memenuhi kriteria sebagai PSN,” ujar Airlangga.

Proyek pengembangan pesawat R80 yang sempat masuk dalam PSN ini dikerjakan oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). Sedangkan proyek pesawat N245 digarap oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC