Nasional

Saking Cinta Dengan NU, Cucu Syekh Abdul Qodir al-Jailani, Syekh Fadhil Akui Indonesia Sebagai Negara Sendiri

Channel9.id – Jakarta. Cucu ke-25 Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Syekh Muhammad Fadhil al-Jailani menganggap Indonesia sudah seperti negaranya sendiri. Hal itu ia katakan di depan jamaah yang hadir dalam Puncak Resepsi 1 Abad NU di area Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur Selasa (7/2/2023) dini hari.

Menurut pengakuannya, jika ada orang yang bertanya ketika ia akan ke Indonesia, ia bahkan selalu menjawab dirinya hendak pergi ke negaranya sendiri.

“Kalau seandainya saya pergi ke Amerika, saya ditanya ke mana kamu pergi? Saya mau pergi ke Amerika. Ke mana kamu? Saya mau ke Eropa. Ke mana kamu? Ke Afrika. Ke mana kamu? Ke Rusia. Tetapi kalau ke Indonesia, saya jawab saya datang ke negara saya sendiri yang dijaga oleh Allah swt,” ujarnya, dikutip dari NU Online.

Baca juga: Syekh Fadhil al-Jailani Tiba di Indonesia untuk Satu Abad NU, Meski Diliputi Kesedihan

Syekh Fadhil al-Jailani yang didampingi Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), hadir sebagai pengisi acara Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani pada agenda ritual keagamaan.

Ia mengatakan, kehadirannya di acara tersebut adalah untuk menyampaikan kepada jamaah yang hadir terkait nasihat-nasihat sang kakek Syekh Abdul Qadir Jailani kepada dirinya. Dia juga mengaku akan memberikan ijazah tariqah qadariyah al-Aliyah.

“Tetapi sebelum, itu saya ingin mengajak jamaah berdzikir bersama dan serta melantunkan qasidah bersama sebelum ditutup dengan doa,” ujarnya.

Ia mengaku sempat merasa ragu untuk datang ke acara 1 Abad NU tersebut lantaran kondisi sang ibunda yang tengah sakit. Namun, berkat doa dan izin dari sang ibunda, ia akhirnya menepati janjinya kepada NU yang ia cintai itu.

“Saking cintanya saya kepada NU,” ujarnya.

Kegiatan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani itu dihadiri oleh ribuan jamaah Puncak Resepsi 1 Abad NU dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, mereka telah memadati area Stadion Delta Sidoarjo sejak Senin (6/2/2023) malam.

Setibanya di sana, para jamaah langsung memadati panggung Khatmil Qur’an dan Shalawat di area stadion. Jamaah yang terlihat antusias itu mengikuti tawasulan, pengajian, serta shalawatan bersama KH Said Agil Husein Al-Munawwar.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  5  =