Connect with us

Nasional

Rangkap Jabatan, PB HMI Minta Dua Komisioner KASN Dicopot

Tayang

,

Channel9.id-Jakarta. Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, Muhamad Ikram Pelesa meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) segera mencopot dua Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yakni Prof Agus Pramusinto dan Agustinus Fatem. Keduanya terbukti melakukan Rangkap Jabatan pada Perguruan Tinggi Negeri.

Ketua Komisioner KASN, Prof. Agus Pramusinto yang ternyata masih tercatat sebagai Dosen Aktif dan Guru Besar pada Universitas Gajah Mada. Sementara itu, Agustinus Fatem juga masih berstatus Dosen Aktif dan Guru Besar pada Universitas Cendrawasih.

Menurut Ikram kedua komisioner tersebut telah melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), selain itu rangkap jabatan tersebut juga melanggar Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Saya yakin Menpan RB punya komitmen baik dalam hal ini, tidak mungkin membiarkan persoalan ini berlarut-larut, apalagi itu menabrak aturan dan bertentangan dengan etika profesi Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (11/02).

Ikram menilai, rangkap jabatan berpotensi menciptakan konflik kepentingan dengan double income serta tidak adil bagi yang lain. Apalagi hal tersebut bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi yang telah menaikkan remunerasi bagi ASN supaya ASN lebih profesional dan fokus kepada bidang tugasnya.

“Untuk itu kami meminta Pak Menteri segera mencopot kedua komisioner tersebut,” katanya.

Ikram juga menyoroti kinerja Komisi II DPR RI yang lalai dalam fungsi pengawasan terhadap kebijakan terbaru KASN pada proses rekruitmen Pejabat Tinggi Pratama, dalam hal ini seleksi Kepala Sekretariat KASN.

“Dimana Komisioner KASN langsung mengangkat kepala Sekretariat KASN tanpa melakukan seleksi secara terbuka,” imbuhnya.

Ia menilai, Komisioner KASN telah melanggar aturan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS, ditambah lagi penempatan beberapa pejabat lingkup KASN yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya

“Kejadian Ini menunjukan lemahnya fungsi pengawasan Komisi II DPR RI terhadap Kinerja KASN, Kok bisa dibiarkan Komisioner KASN langsung mengangkat kepala Sekretariat KASN tanpa seleksi secara terbuka, inikan melanggar aturan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS, ditambah lagi penempatan beberapa pejabat lingkup KASN yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya,” katanya.

Ikram pun meminta kepada Komisi II DPR RI untuk segera membentuk Pansus untuk mengevaluasi carut-marutnya manajemen birokrasi dalam lembaga KASN.

“Saya harap pak Menpan RB segera mencopot kedua komisioner tersebut, sekaligus meminta Komisi II DPR RI untuk segera membentuk Pansus untuk mengevaluasi carut-marutnya manajemen birokrasi dalam lembaga KASN, kalau perlu menginisiasi pembentukan Majelis Kehormatan KASN, Biar ada yang awasi,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Presiden Bangga ADM Sudah Ada di Provinsi Paling Ujung Utara Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Bireuen. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama sejumlah menteri mendampingi Presiden Jokowi melakukan simulasi pencetakan dokumen kependudukan di Stand Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Dukcapil Kemendagri. Hal tersebut dilakukan Jokowi di sela-sela menghadiri acara Kenduri Kebangsaan di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

“Saya kagum dengan inovasi yang dibuat, saya juga bangga Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sudah ada di provinsi paling ujung Indonesia di Kabupaten Bireuen”, kata Jokowi, di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu (22/2/2020).

Jokowi menjelaskan, dengan adanya inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) akan mampu menekan potensi pungli dalam proses pencetakan dokumen kependudukan.

“Ini selaras dengan semangat pemberantasan korupsi dan pungli. Mesin ini akan dapat memudahkan masyarakat secara signifikan,”jelas Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi terlihat mencoba pencetakan dokumen kependudukan, yaitu Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk.

“Terbukti dengan adanya ADM, proses pencetakan dokumen kependudukan tidak sampai satu menit,”tukas Jokowi.

Tito yang saat itu terlihat mendampingi Jokowi mengungkapkan, pemerintah daerah sudah sangat responsif melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi yang Kemendagri lakukan semata – mata untuk mendukung program Bapak Presiden, yaitu reformasi birokrasi dan kemudahan investasi melalui kemudahan pengurusan dokumen kependudukan secara elektronik,” pungkas Tito.

Continue Reading

Nasional

Mendagri Akan Luncurkan AMD di Bireuen

Published

on

By

Channel9.id-Banda Aceh. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D berangkat menuju Kabupaten Bireuen. Tito direncanakan akan melucurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pertama di luar Pulau Jawa. 

“Saya sangat antusias melihat bagaimana nanti kesan masyarakat melihat proses pecetakan dokumen kependudukan seperti di ATM”, kata Tito di Banda Aceh pada hari Sabtu (22/02).

Kabupaten Bireuen menjadi kabupaten pertama di luar Pulau Jawa yang memiliki ADM. Kabupaten yang letaknya sekitar 3 (tiga) jam perjalanan darat dari kota Banda Aceh tersebut menjadi salah satu magnet Mendagri Tito untuk datang sebagai bagian pelayanan dasar masyarakat.

Setelah meluncurkan ADM, Tito direncanakan akan mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Kenduri Kebangsaaan. Selain Presiden, sejumlah Menteri dan tokoh Aceh direncanakan akan hadir dalam acara tersebut.

“Acara Kenduri Kebangsaan adalah kegiatan yang penting dan kebetulan dihadiri oleh Bapak Presiden. Saya akan jelaskan kemajuan pengelolaan administrasi kependudukan disini kepada Bapak Presiden”, pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Khofifah Merespons Positif Pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI

Published

on

By

Channel9.id-Pacitan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merespons positif pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di lingkungan Barehan, Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengucapkan banyak terima kasih dengan dibangunnya tempat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan apresiasi yang sangat luar biasa, kita diingatkan kembali sejarah yang sangat hebat, dimana putra Pacitan mampu menjadi sosok penting di Indonesia,” kata Khofifah.

Dengan dibangunnya Museum SBY dan Galeri Seni Ani ini, lanjut Gubernur, akan menjadi gravitasi bagi Pacitan untuk mendatangkan banyak orang lagi ke Pacitan.

“Tadi Pak Bupati menyampaikan selama setahun pengunjung wisata di Pacitan sebanyak 2,3 juta, nanti jika museum ini jadi maka akan lebih banyak lagi wisatawan yang akan hadir disini, bagi masyarakat Yogyakarta dan Solo dengan mudah akan mencapai Pacitan,” jelasnya.

Lalu, imbuh Khofifah, bagaimana dengan masyarakat dari Surabaya, Malang atau pulau lain?
“Karena Museum ini bukan hanya milik Pacitan dan Jawa Timur melainkan milik Indonesia,” tambahnya lagi.

Untuk itu, imbuh Khofifah, Pemprov Jawa Timur berencana akan membangun bandar udara perintis di Kabupaten Pacitan.

“Tentunya dengan melihat elektivitas gunung yang ada, saya kira tidak menutup kemungkinan disini (Pacitan, red) bisa dibangun Bandara Perintis seperti di Bawean atau Sampang,” imbuhnya.

Harapannya adalah, kata Gubernur, orang akan semakin mudah menuju ke Pacitan.
“Tentunya untuk berkunjung ke Museum dan Galeri Seni SBY-ANI serta tempat wisata yang lain di Pacitan,” pungkas Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC