Connect with us

Nasional

Gaya Egaliter Jenderal Idham Azis Buat Polri Lebih Dinamis

Tayang

,

Channel.id-Jakarta. Gaya kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis MSi., mendapat pujian dari Varhan Abdul Azis, Alumni Magister Ketahanan Nasional Universitas Indonesia.

Varhan Abdul Azis yang mendapat undangan saat Kapolri membuka acara Rapat Kerja Teknis Korlantas Mabes Polri dan Peresmian Indonesia Safety Driving Center (ISDC) di Serpong, Tangerang, Banten.

Menyaksikan gaya kepemimpinan mantan Kapolda Metro Jaya yang berbeda dengan para pendahulunya, Varhan menyebut, .

“Biasanya kalau ada Jenderal bintang empat, suasana tegang. Idham mengubah paradigma itu, nuansa yang saya kira akan kaku berubah jadi dinamis berbalut ceria,” katanya.

Hal ini juga sudah nampak sejak Kapolri turun dari mobil dinas ke tempat acara. Apalagi, yang membuat kaget Varhan, “Semua orang yang ada di panggung disalami. Ini Jenderal menghargai betul orang-orang disekitarnya,” katanya.

Mereka yang disalimi dari jenderal polisi bintang 3,2,1 bahkan para Kombespol yang hadir disana. Apalagi, ada beberapa senior beliau, semua disapa dengan kata “Bang..” dengan penuh hormat. 

Nampak, gestur dari Jenderal Idham Azis yang begitu menghargai para senior. Ada juga beberapa jenderal di bawahnya yang ia berikan hormat terlebih dahulu saat beliau menghampirinya. “Masya Allah, rendah hati sekali Jenderal  ini.  Menjadi kewajaran bawahan hormat mengawali, ini atasan memberi hormat di awal. Big Respect! ,” ujar Varhan.

Selesai sesi lapangan, peserta dan undangan naik bus bareng-bareng ke aula yang berjarak sekitar 1 KM.  Kapolri memilih tidak naik mobil dinas, ikut bus bareng para undangan lainnya. Salut . Di Aula ratusan perwira tinggi maupun menengah  dari seluruh Indonesia duduk rapi. Kapolri masuk dengan senyum santai sambil melambai ke seluruh peserta kanan kiri tanda penghargaan untuk junior-juniornya.

Dalam sambutannya,  Jenderal Idham menyampaikan, “Kerjalah yang lurus,  tidak perlu menghadap-hadap cari jabatan,” katanya. Jenderal Idham berpesan tidak perlu khawatir, kalau kerja bagus,  pasti Tuhan  akan berikan jalan. 

“Jangan izin menghadap, saya tutup pintu kalau begitu. ” ujar orang Bugis ini tegas untuk urusan anti nepotisme. 

Kesederhanaan lain juga terlihat, dari sedemikian ia menikmati acara yg dilaksanakan di Gedung Aula Pusdik Korlantas  Polri Serpong.  “Bagus kita kembali ke rumah, tidak perlu lah sering-sering di hotel, kita kembali mengenang tempat kita dididik, ” puji Idham kepada acara yang digagas Korlantas Polri ini.

Di akhir sesi, Idham Azis tak lupa menunjukkan kepiawaiannya menyanyikan bareng legenda musik Indonesia,  Ebiet G. Ade. Saya tidak mau puji berlebihan,  tapi suara Jenderal kita ini memang enak didengar,  pas sama lagunya. Beliau menyanyikan lagu Ebiet D Ade,  untuk almarhum ayahnya, tanda ingatnya ia pada didikan dan doa yg membawanya dalam perjalanan amanah besar ini

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Presiden Bangga ADM Sudah Ada di Provinsi Paling Ujung Utara Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Bireuen. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama sejumlah menteri mendampingi Presiden Jokowi melakukan simulasi pencetakan dokumen kependudukan di Stand Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Dukcapil Kemendagri. Hal tersebut dilakukan Jokowi di sela-sela menghadiri acara Kenduri Kebangsaan di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

“Saya kagum dengan inovasi yang dibuat, saya juga bangga Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sudah ada di provinsi paling ujung Indonesia di Kabupaten Bireuen”, kata Jokowi, di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu (22/2/2020).

Jokowi menjelaskan, dengan adanya inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) akan mampu menekan potensi pungli dalam proses pencetakan dokumen kependudukan.

“Ini selaras dengan semangat pemberantasan korupsi dan pungli. Mesin ini akan dapat memudahkan masyarakat secara signifikan,”jelas Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi terlihat mencoba pencetakan dokumen kependudukan, yaitu Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk.

“Terbukti dengan adanya ADM, proses pencetakan dokumen kependudukan tidak sampai satu menit,”tukas Jokowi.

Tito yang saat itu terlihat mendampingi Jokowi mengungkapkan, pemerintah daerah sudah sangat responsif melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi yang Kemendagri lakukan semata – mata untuk mendukung program Bapak Presiden, yaitu reformasi birokrasi dan kemudahan investasi melalui kemudahan pengurusan dokumen kependudukan secara elektronik,” pungkas Tito.

Continue Reading

Nasional

Mendagri Akan Luncurkan AMD di Bireuen

Published

on

By

Channel9.id-Banda Aceh. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D berangkat menuju Kabupaten Bireuen. Tito direncanakan akan melucurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pertama di luar Pulau Jawa. 

“Saya sangat antusias melihat bagaimana nanti kesan masyarakat melihat proses pecetakan dokumen kependudukan seperti di ATM”, kata Tito di Banda Aceh pada hari Sabtu (22/02).

Kabupaten Bireuen menjadi kabupaten pertama di luar Pulau Jawa yang memiliki ADM. Kabupaten yang letaknya sekitar 3 (tiga) jam perjalanan darat dari kota Banda Aceh tersebut menjadi salah satu magnet Mendagri Tito untuk datang sebagai bagian pelayanan dasar masyarakat.

Setelah meluncurkan ADM, Tito direncanakan akan mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Kenduri Kebangsaaan. Selain Presiden, sejumlah Menteri dan tokoh Aceh direncanakan akan hadir dalam acara tersebut.

“Acara Kenduri Kebangsaan adalah kegiatan yang penting dan kebetulan dihadiri oleh Bapak Presiden. Saya akan jelaskan kemajuan pengelolaan administrasi kependudukan disini kepada Bapak Presiden”, pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Khofifah Merespons Positif Pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI

Published

on

By

Channel9.id-Pacitan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merespons positif pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di lingkungan Barehan, Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengucapkan banyak terima kasih dengan dibangunnya tempat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan apresiasi yang sangat luar biasa, kita diingatkan kembali sejarah yang sangat hebat, dimana putra Pacitan mampu menjadi sosok penting di Indonesia,” kata Khofifah.

Dengan dibangunnya Museum SBY dan Galeri Seni Ani ini, lanjut Gubernur, akan menjadi gravitasi bagi Pacitan untuk mendatangkan banyak orang lagi ke Pacitan.

“Tadi Pak Bupati menyampaikan selama setahun pengunjung wisata di Pacitan sebanyak 2,3 juta, nanti jika museum ini jadi maka akan lebih banyak lagi wisatawan yang akan hadir disini, bagi masyarakat Yogyakarta dan Solo dengan mudah akan mencapai Pacitan,” jelasnya.

Lalu, imbuh Khofifah, bagaimana dengan masyarakat dari Surabaya, Malang atau pulau lain?
“Karena Museum ini bukan hanya milik Pacitan dan Jawa Timur melainkan milik Indonesia,” tambahnya lagi.

Untuk itu, imbuh Khofifah, Pemprov Jawa Timur berencana akan membangun bandar udara perintis di Kabupaten Pacitan.

“Tentunya dengan melihat elektivitas gunung yang ada, saya kira tidak menutup kemungkinan disini (Pacitan, red) bisa dibangun Bandara Perintis seperti di Bawean atau Sampang,” imbuhnya.

Harapannya adalah, kata Gubernur, orang akan semakin mudah menuju ke Pacitan.
“Tentunya untuk berkunjung ke Museum dan Galeri Seni SBY-ANI serta tempat wisata yang lain di Pacitan,” pungkas Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC