Connect with us

Nasional

Polri Himbau Masyarakat Tak Nekat Pulang Kampung

Tayang

,

Channel9.id Jakarta. Polri mengimbau masyarakat tak nekat pulang kampung. Hmbauan ini sejalan dengan Maklumat Kapolri untuk menjaga jarak atau physical distancing demi memutus rantai penyebaran virus corona.

“Polri secara berkelanjutan memberikan himbauan untuk tidak melaksanalan mudik atau pulang kampung,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Polri pula terus memantau sesorang yang hendak mudik. Selain itu, Argo mengingatkan untuk selalu menjaga jarak dan tidak berkumpul.

“Yang lebih penting menghindari resiko tertular,” tambahnya.

(Hendrik)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

MUI Minta Masyarakat Tak Paksakan Adakan Resepsi Pernikahan

Published

on

By

Channel9.id Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak melaksanakan resepsi pernikahan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan dipaksakan untuk kepentingan resepsi (pernikahan) yang megah dan mewah, mengumpulkan banyak orang yang berdampak pada kerugian semua pihak dari aspek kesehatan,” ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh di Graha BNPB dilansir Antara, Sabtu (28/3).

Ia menyatakan bila harus digelar, masyarakat perlu menerapkan protokol keamanan.

Pada prinsipnya, Akad Nikat bila sudah menerapkan mekanisme pencegahan, mampu menjaga proses akad nikah dapat terlaksana secara baik. Namun, akad harus bisa memitigasi risiko penularan dan juga penyebaran itu bisa dilaksanakan.

Akad nikah yang dilaksanakan harus berpedoman dan mengikuti protokol kesehatan.

“Jangan berkumpul terlalu banyak, kemudian dilaksanakan sesuai ketentuan kewajiban-kewajiban saja,” kata dia.

(Hendrik)

Continue Reading

Nasional

Awas Hoaks! Mendagri Tak Pernah Buat Pernyataan “Virus Korona Tidak Mematikan”

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) menegaskan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., tak pernah mengeluarkan pernyataan terkait “Virus Korona Tidak Mematikan”. Hal ini ditegaskan Kapuspen Kemendagri Bahtiar di Jakarta, Jum’at (27/03).

“Jangan salah dan jangan dipelintir, beliau tidak pernah mengatakan Virus Korona tidak mematikan. Yang beliau sampaikan adalah agar masyarakat tidak panik, karena riset dan data menunjukkan sebagian besar bisa sembuh dengan sistem kekebalan tumbuh,” tegas Bahtiar.

Menurutnya, pernyataan tersebut digunakan untuk meredam kepanikan di tengah masyarakat. Sebab, dalam keadaan panik, dikhawatirkan masyarakat akan melakukan hal-hal yang irasional dan menyebabkan sistem imun menurun.

“Intinya dalam berbagai kesempatan, beliau meminta masyarakat tidak panik, yang penting jaga imunitas tubuh, olahraga ringan di rumah, berjemur, makan makanan yang sehat dan bergizi, cuci tangan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” kata Bahtiar.

Bahtiar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, termasuk berita hoaks. Dalam situasi seperti ini, banjir informasi menyebabkan masyarakat diterpa berbagai informasi, termasuk hoaks, sehingga masyarakat perlu cermat untuk memilah dan mengonsumsi informasi yang beredar agar tidak terjebak informasi menyesatkan.

Continue Reading

Nasional

Perancang Anne Avantie Buat APD untuk Petugas Medis

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kurangnya alat pelindung diri (APD) bagi kalangan medis yang menjadi garda terdepan wabah virus corona, membuat berbagai pihak turun tangan. Gerakan donasi berupa APD kepada para petugas medis telah ramai digaungkan di media sosial sejak minggu lalu. Berbagai kalangan turut berpartisipasi. Perancang kebaya Anne Avantie misalnya. Ia turut tergerak untuk membantu atasi dampak akibat virus corona.

Desainer top ini mengubah konfeksi miliknya untuk memproduksi APD bagi tenaga medis yang membutuhkan saat menangani virus corona. Bahkan, ia rela menghentikan produksi kebaya demi membuat APD. Hal ini disampaikan Anne Avantie dalam sebuah unggahan video di akun Instagram miliknya, Kamis (26/3).

“Saya kemudian menghentikan aktivitas perusahaan dan membuat BAJU APD sebagai bentuk PENGABDIAN untk bangsa Indonesia,” tulis Anne Avantie di laman Instagramnya.

Ia menyadari perusahaannya bukan pabrik tekstil, namun, ia akan ikut berjuang sekuat tenaga bersama para pegawainya untuk membuat APD yang saat ini sangat dibutuhkan tenaga medis. Anne mengatakan, APD tersebut diproduksi secara manual sehingga memiliki keterbatasan.

“Saya juga bukan PABRIK.., maka se MAKSIMAL mungkin saya upayakan dalam JUMLAH TERBATAS … (dengan menghentikan semua produksi),” tulis Anne.

Pada laman Instagram-nya, ia membagikan foto para pegawainya, lengkap mengenakan masker, sarung tangan, dan pakaian safety, tengah menjahit APD. Anne berharap hal yang bisa ia lakukan ini cukup membantu Indonesia menghadapi virus corona.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC