PP Muhammadiya
Hot Topic Nasional

Muhammadiyah Ingatkan DPR dan Pejabat Negara untuk Tidak Lukai Hati Rakyat

Channel9.id, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyerukan agar para elite politik, anggota DPR RI, dan pejabat negara melakukan introspeksi diri serta lebih peka terhadap aspirasi publik. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa rakyat membutuhkan keteladanan dari para pemimpin, bukan justru sikap yang melukai hati mereka.

“Kami meminta agar para elite politik untuk lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melukai hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan dari pemimpinnya, terutama para wakil rakyat yang telah diberikan mandat dengan tulus,” ujar Haedar dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul gelombang demonstrasi yang terus berlangsung sejak awal pekan dan memuncak pada Kamis (28/8) hingga Jumat (29/8), menyusul insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online di Jakarta.

Haedar menekankan, penyerapan aspirasi masyarakat perlu dilakukan dengan cara yang santun, sederhana, dan penuh kepedulian. Ia juga mengingatkan agar pejabat publik lebih sensitif terhadap suara rakyat, terutama dalam situasi yang rentan memicu ketegangan sosial.

Di sisi lain, Muhammadiyah juga mengimbau peserta aksi dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban serta tidak terprovokasi oleh isu-isu destruktif, khususnya yang bersumber dari media sosial tanpa verifikasi jelas.

“Masyarakat hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak berwenang atau tokoh panutan yang bisa memberikan informasi yang mencerahkan,” tutur Haedar.

Ia menambahkan, kepentingan bangsa dan negara harus selalu diutamakan sebagai fondasi membangun Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera. “Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPR RI menuai kritik lantaran dinilai kurang bijak dalam merespons aspirasi masyarakat, baik melalui media sosial maupun aksi demonstrasi yang digelar di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  17  =  18