Nasional

Respons Instruksi Prabowo, Kemenkes Kerahkan Tenaga Medis Tambahan di Aceh Utara

Channel9.id – Jakarta. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerjunkan tenaga cadangan kesehatan (TCK) di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh Utara untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan masyarakat. Tim medis darurat (EMT) tersebut difokuskan membantu penanganan kesehatan warga di lokasi bencana.

Dikutip dari keterangan resmi Kemenkes, penempatan tenaga cadangan kesehatan dilakukan di dua titik di Aceh Utara, yakni Pos Pelayanan Kesehatan TCK EMT 1 di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, serta Pos Kesehatan Lapang. Di kedua pos itu, tenaga medis memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

Kementerian Kesehatan menjelaskan aktivitas pelayanan kesehatan dilakukan langsung di pos-pos yang telah disiapkan di wilayah terdampak bencana.

“Di kedua pos tersebut para tenaga medis melakukan pelayanan kesehatan terhadap warga terdampak bencana,” demikian dikutip dari keterangan resmi Kemenkes, Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan, tenaga medis terlihat memberikan pertolongan kepada warga yang terluka serta melakukan pemeriksaan kesehatan dasar. Pemeriksaan tersebut antara lain mencakup pengecekan tekanan darah warga terdampak banjir.

Kebutuhan tenaga kesehatan di Provinsi Aceh tercatat paling besar berada di Aceh Utara. Hingga Senin (15/12/2025), total kebutuhan tenaga medis di Aceh mencapai 176 orang yang tersebar di rumah sakit, puskesmas, dan posko kesehatan.

Kemenkes mencatat Aceh Utara masih membutuhkan tambahan tenaga medis di RSUD Cut Meutia dan RSUD Muchtar Hasbi. Per Senin (15/12/2025), sebagian kebutuhan tersebut telah dipenuhi melalui penugasan tenaga medis oleh Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan rencana pengiriman 600 tenaga kesehatan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tenaga kesehatan tersebut terdiri atas dokter, dokter spesialis, dokter koas, dan perawat.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

“Kita batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. Sebanyak 450 orang sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini. Diangkutnya pakai Hercules, Pak, di Halim,” ujar Budi saat memberikan laporan ke Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin.

Penambahan tenaga cadangan medis ke lokasi bencana merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pada 7 Desember 2025.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  2  =