Nasional

Tito Beberkan Jurus Cepat Tangani Pascabencana Aceh hingga Sumbar

Channel9.id-Banda Aceh. Mendagri Muhammad Tito Karnavian membeberkan strategi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penanganan diminta dilakukan cepat, terukur, dan melibatkan banyak pihak.

Hal itu disampaikan Tito saat Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026). Tito diketahui ditugaskan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satgas percepatan pemulihan di tiga provinsi tersebut.

Di awal penugasan, Tito langsung menggelar pemetaan dan verifikasi kondisi pascabencana di 52 kabupaten/kota. Daerah terdampak diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yakni sudah normal, setengah normal, dan belum normal, dengan melibatkan pemerintah daerah agar data sesuai kondisi lapangan.

“Sehingga kita bisa menerapkan strategi ke mana kita akan bergerak melakukan penanganan,” kata Tito.

Dari hasil pemetaan dan peninjauan, Tito menekankan percepatan pembersihan lumpur di permukiman dan aliran sungai. Ia mendorong penambahan personel TNI-Polri hingga mahasiswa sekolah kedinasan, seperti IPDN, agar pekerjaan bisa dikebut sebelum Ramadan.

Selain itu, Tito meminta aktivasi kembali pemerintahan daerah melalui percepatan penyaluran APBD. Kemendagri, kata dia, telah menerbitkan kebijakan agar daerah bisa melakukan perubahan APBD secara cepat, termasuk penyaluran dana tanpa menunggu seluruh syarat administrasi rampung.

“Mekanisme kecepatan seperti ini sangat diperlukan supaya daerah punya modal,” ujarnya.

Penguatan dukungan sosial dan ekonomi juga menjadi perhatian. Tito mendorong optimalisasi bantuan sosial seperti PKH, PBI BPJS Kesehatan, hingga bantuan tunai untuk menjaga daya beli masyarakat dan menggerakkan kembali ekonomi, termasuk UMKM.

Ia juga menyoroti percepatan perbaikan akses darat, pengurangan pengungsi tenda melalui penyediaan hunian sementara, validasi data kerusakan rumah, serta operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi hujan, khususnya di wilayah hulu.

Ke depan, Tito berencana menggelar rapat teknis lanjutan dengan kepala daerah di Aceh serta meninjau langsung wilayah terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Makin detail datanya, makin tepat penanganannya. Kita mau bergerak,” tegasnya.

Baca juga: Mendagri Tito Kebut Verifikasi Pascabencana di 52 Daerah Sumatra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5  +  2  =