Film Sunda Emperor Umumkan Pemain dan Cerita Berbahasa Sunda
Lifestyle & Sport

Film Sunda Emperor Umumkan Pemain dan Cerita Berbahasa Sunda

Channel9.id-Jakarta. Industri film Indonesia kembali diramaikan karya bertema budaya daerah. Film Sunda Emperor resmi mengumumkan daftar pemain yang akan terlibat, di antaranya Laura Moane, Bilal Fadh, Maghara Adipura, Vansa Be, Itings Meledax, hingga Yujeng Hensem.

Film garapan Angling Sagaran ini mengusung premis unik: kisah seorang pemuda oportunis yang mendadak mengetahui dirinya merupakan keturunan Raja Sunda. Angling Sagaran bertindak sebagai produser, sutradara, sekaligus penulis naskah, dan menjanjikan pendekatan segar yang berbeda dari film daerah pada umumnya.

Sunda Emperor hadir sebagai film 100 persen berbahasa Sunda dengan balutan cerita yang relevan bagi penonton masa kini. Film ini tak hanya mengangkat sejarah, tetapi juga menempatkan identitas dan nilai budaya Sunda dalam konteks modern.

“Melalui Sunda Emperor, kami ingin membuktikan bahwa cerita daerah punya kekuatan besar untuk tampil modern di layar lebar tanpa kehilangan akar budayanya,” ujar Angling Sagaran dalam keterangan tertulis, Kamis (29/12/2026).

Cerita berpusat pada Miheng (Bilal Fadh), pemuda Sunda yang hidup sederhana dan memulai perjalanan untuk membuktikan kabar bahwa dirinya adalah keturunan Raja Sunda. Ia ditemani Ohim (Maghara Adipura) dan Ece (Vansa Be), dengan kehadiran Eti (Laura Moane) yang membuat petualangan mereka semakin berwarna. Konflik memuncak saat mereka berhadapan dengan Iwan Gesrek (Itings Meledax) dan Boss Pepey (Yujeng Hensem).

Angling Sagaran menyebut film ini juga akan memanjakan mata lewat visual sinematik yang menampilkan keindahan alam Sukabumi. Sunda Emperor mengusung genre drama, komedi, dan petualangan dengan target daya saing nasional.

Produser eksekutif Sapawave Films, Much Risman, menegaskan film ini menjadi komitmen menghadirkan cerita lokal dengan standar produksi modern dan nilai komersial kuat.

Sementara itu, Laura Moane mengaku perannya sebagai Eti menjadi tantangan tersendiri karena seluruh dialog menggunakan bahasa Sunda. Ia harus beradaptasi sejak proses reading hingga syuting agar pelafalannya terdengar natural.

Sunda Emperor diharapkan menjadi ruang baru bagi cerita daerah untuk tampil segar dan relevan di industri film Indonesia.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  1  =