Hot Topic

TNI Kerahkan Alat Berat Pulihkan Aliran Sungai dan Akses Jalan Pascabanjir Aceh

Channel9.id – Aceh. Banjir yang melanda Aceh pada akhir November 2025 menyebabkan perubahan aliran sungai, termasuk berbelok dan melebar di sejumlah wilayah. Untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah luapan ke permukiman, TNI AD melakukan pemindahan aliran sungai.

Pantauan di lapangan pada Selasa (3/2/2026) menunjukkan TNI menurunkan buldoser perayap jenis D9T di sungai Desa Jambak, Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat. Alat berat tersebut digunakan untuk memindahkan aliran sungai agar kembali ke jalur semula.

Buldoser perayap tampak memindahkan dan meratakan tanah di sekitar sungai. Upaya ini dilakukan agar air tidak lagi meluap ke kawasan permukiman warga.

Selain buldoser, TNI juga mengerahkan ekskavator untuk menggali parit, mengeruk sungai, dan memindahkan bebatuan. Kedua alat berat tersebut digunakan sekaligus untuk pembuatan tanggul guna menahan luapan air.

Di Desa Jambak, ekskavator juga difungsikan untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor. Jalan tersebut sebelumnya tidak dapat dilalui akibat material tanah yang menutup badan jalan.

Pengerahan alat berat juga dilakukan di Desa Kubu, Kecamatan Keusangan Siblah Kreung, Kabupaten Bireuen untuk membersihkan sisa lumpur. Buldoser bertugas mengeraskan tanah pemisah jalan dan sungai, sementara ekskavator mengangkut material yang menghalangi ruas jalan.

Di wilayah lain, pembersihan jalan dilakukan secara manual oleh anggota TNI di Desa Tansaran, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah dengan menggunakan sekop dan gerobak sorong.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Desa Sahraja, Aceh Timur, dan Desa Sekumur, Aceh Tamiang, dengan fokus membuka kembali akses jalan dari timbunan tanah, lumpur, dan kayu.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  54  =  57