Channel9.id – Aceh. Pemerintah terus memulihkan akses jalan raya di Aceh pascabanjir dan longsor yang terjadi pada November 2025. Hingga Kamis (12/2/2026), sejumlah ruas jalan utama dilaporkan telah terhubung dan beroperasi fungsional sehingga distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat kembali berjalan.
Ruas jalan dari Kota Banda Aceh hingga Meureudu kini terhubung dan dapat dilalui semua jenis kendaraan. Jalan Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen juga telah beroperasi fungsional setelah oprit jembatan yang runtuh ditimbun dan Jembatan Krueng Meureudu dapat dilalui sejak 12 Desember 2025.
Ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara telah terhubung sejak 27 Desember 2025. Sementara itu, ruas Batas Kota Lhokseumawe/Batas Aceh Utara hingga Kota Langsa telah dibersihkan dari sedimen dan dapat dilalui seluruh jenis kendaraan, meski Jembatan Ulee Langa masih dalam proses perbaikan.
Pembersihan juga telah dilakukan di ruas Kota Langsa sampai Kota Kuala Simpang sehingga jalur tersebut dapat dilalui secara fungsional.
Ruas Kota Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumut serta Kota Kutacane–Batas Provinsi Sumut kini juga dapat dilintasi semua jenis kendaraan.
Di wilayah tengah, ruas Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram dan Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya telah beroperasi fungsional untuk kendaraan roda dua dan roda empat sejak akhir Desember 2025.
Ruas Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren serta Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara juga kembali berfungsi setelah sempat terdampak longsor pada awal Januari 2026.
Ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane telah terhubung setelah penanganan sementara longsor dan pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Lawe Mengkudu I.
Sementara itu, pada jalur Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning dan Batas Bireuen/Bener Meriah–Batas Bener Meriah/Aceh Tengah–Kota Takengon, operasional dilakukan melalui jalur alternatif, dengan lima dari tujuh jembatan yang sempat terputus kini telah kembali berfungsi.
Ruas Simpang Uning (Batas Kota Takengon)–Uwaq (Km 379)–Batas Aceh Tengah/Gayo Lues telah beroperasi fungsional sejak 31 Desember 2025 untuk kendaraan roda dua dan empat. Di Kabupaten Aceh Tenggara, pemerintah juga tengah melaksanakan penggantian Jembatan Pante Dona sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur.
HT





