Channel9.id-Jakarta. Kita patut bangga film Indonesia kini semakin berkibar di luar negeri. Kali ini, film Jumbo besutan sutradara Ryan Andriandhy yang diumumkan siap tayang di bioskop-bioskop Korea Selatan. Kisah petualangan karakte Don, Meri, Nurman, dan Mae akan diputarkan mulai 18 Februari 2026, maju seminggu dari rencana semula.
“Rasaya seru banget membayangkan JUMBO bisa menemani teman-teman nonton di bioskop, dan Don bisa kenalan sama banyak teman baru di sana. Semoga cerita JUMBO bisa bikin senyum, ketawa, dan memberikan kehangatan untuk teman-teman semua di Korea Selatan,” demikian isi pengumuman penayangan film itu di akun Instagram @jumbofilm_id.
Pengumuman yang sama juga disampaikan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan pada 30 Januari 2026. Pengumuman itu disertai ajakan untuk meramaikan bioskop dengan menonton film animasi pertama Indonesia yang tayang di Korea.
“Ayo ajak keluarga, sahabat, dan komunitasmu untuk nonton bareng. Karena ini bukan sekadar film, tapi juga wujud kebanggaan bangsa & perekat persahabatan masyarakat Indonesia dan Korea,” tulis keterangan dalam akun Instagram @indonesiainseoul.
Menjelang penayangan, tim film Jumbo kemudian merilis cuplikan OST Jumbo yang berjudul Selalu Ada di Nadimu dalam bahasa Korea. Walau berbahasa asing, nadanya tak berbeda dengan lagu aslinya yang dinyanyikan oleh Prince Poetiray dan Quinn Salma itu.
“Mirip banget dubbing Korea-nya, Speechless,” puji seorang warganet. Sejauh ini, film produksi Visinema Studios itu berhasil mendapatkan hak tayang di 40 negara di dunia.
Hingga akhir Desember 2025, film Jumbo memuncaki daftar film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak, yakni total 10.233.002 penonton. Pencapaian itu menjadikannya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Film animasi 100 persen buatan kreator lokal ini mencuri perhatian banyak orang lewat visual dan alur cerita yang memukau. “Jumbo” membawa cerita tentang persahabatan dan kekeluargaan, serta pesan melawan bullying yang tersirat sebagai pesan utama dari film ini. Pesan universal yang disampaikan dengan apik membuat film ini relevan bagi semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Soundtrack film ini juga sangat cocok dan menyentuh hati, membuat siapapun yang menonton sekaligus mendengarnya terharu. Animasi spektakuler, cerita yang menyentuh semua usia, dan soundtrack yang mengharu biru adalah alasan utama kesuksesan film ini, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Posisi Jumbo sebagai film terlaris sepanjang masa akhirnya digeser oleh Agak Laen: Menyala Pantiku! alias Agak Laen 2. Pergantian posisi itu terjadi pada Jumat malam, 2 Januari 2026.
Agak Laen 2 karya sineas Muhadkly Acho diproduksi Imajinari. Film ini dibintangi Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Dirilis pada 27 November 2025, Agak Laen 2 bertahan lebih dari sebulan di jaringan bioskop seluruh Indonesia.
Atas pencapaian ini, produser Imajinari, Ernest Prakasa mengonfirmasi kabar film Agak Laen 2 telah melampaui jumlah penonton Jumbo, mencapai 10,250 jutaan penonton. Ernest Prakasa mengunggah video yang membuat cuplikan adegan film Agak Laen 2 disertai keterangan, “Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa. 10.250.000++ penonton sudah ikut mencetak rekor.”
Pencapaan ini didedikasikan untuk selurun pemain, kru, dan para penonton. “Saya persembahkan pencapaian ini untuk seluruh kru & pemain yang sudah mendedikasikan segenap kepiawaiannya di karya ini. Selamat kawan, kita baru saja mengukir sejarah. Terima kasih penonton bioskop Indonesia. Terima kasih banyak. Ini semua ulah kalian,” tulis Ernest Prakasa.
Kontributor: Akhmad Sekhu





