Channel9.id – Jakarta. Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau Blackout di sebagian besar wilayah Sumatera pada Jumat (23/5/2026). Menurut Bareskrim Polri, ada sejumlah dugaan yang menjadi penyebab putusnya kabel transmisi hingga mengakibatkan insiden tersebut.
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin menyebut tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim bersama Puslabfor dan PLN telah melakukan olah TKP di titik putus saluran udara tegangan tinggi (SUTET) 175-176 jaringan transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Berdasarkan hasil investigasi, tim gabungan menyimpulkan penyebab insiden itu diduga karena faktor cuaca buruk.
“Penyebab terputusnya kabel transmisi masih proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin,” kata Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Dugaan lainnya, lanjut Nunung, yaitu faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, sehingga mengakibatkan putusnya kabel transmisi. Selain itu, faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem juga menjadi dugaan sementara.
Ia menjelaskan, berbagai dugaan gangguan itu kemudian menyebabkan terjadinya ketidakstabilan frekuensi yang menyebabkan pembangkit listrik mengalami trip secara berantai.
“Sehingga berdampak pada blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan,” lanjut Nunung.
Di samping itu, Nunung menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh sabotase. Sebab, kata dia, bentuk fisik kerusakan kabel yang ditemukan di lapangan tidak rapi.
“Kenapa kami bisa pastikan ini bukan faktor sabotase? Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut, ya, seperti yang ada di depan kita rekan-rekan,” tuturnya.
“Jadi kalau itu sabotase, pasti potongan potongannya lebih rapi (bekas potongan alat),” lanjut Nunung.
Lebih lanjut, Nunung memastikan seluruh proses investigasi dilakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif. Ia menyebut kondisi kelistrikan di seluruh wilayah Sumatera saat ini sudah pulih sepenuhnya.
“Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya. Dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil,” pungkas Nunung.
HT





