Channel9.id-Sumedang. Mendagri Tito Karnavian menegaskan sebanyak 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan aset bangsa yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin pemerintahan di masa depan. Mereka akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Hal itu disampaikan Tito usai Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII oleh Presiden Prabowo Subianto di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
“Acara pelantikan tadi yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden adalah melantik mereka dari semula yang statusnya belum Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil,” ujar Tito.
Menurut Tito, kualitas lulusan tahun ini menunjukkan proses rekrutmen dan pembinaan di IPDN berjalan baik. Ia juga mengapresiasi fakta bahwa para lulusan terbaik berasal dari keluarga sederhana, yang dinilainya menjadi bukti sistem seleksi dan pendidikan berlangsung berdasarkan prestasi.
“Ini membahagiakan saya tentunya sebagai atasan dari IPDN ini,” katanya.
Tito menegaskan para Pamong Praja Muda tidak langsung ditempatkan di daerah asalnya. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar mereka mengenal keragaman Indonesia sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan.
“Saya berusaha sedapat mungkin anak-anak ini tidak kembali dulu ke daerahnya, supaya dia mengalami Indonesia, mengetahui Indonesia,” ujarnya.
Ia optimistis para Pamong Praja Muda akan menjadi generasi yang mengawal terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Mereka sebetulnya yang nanti akan mengawaki ke depan untuk menuju Indonesia Emas. Kita hanya mengantarkan dan mempersiapkannya,” pungkas Tito.
Baca juga: Prabowo: Rekrutmen IPDN Buktikan Meritokrasi Berjalan





