Nasional

Wagub Jatim Bantah Ada Santri Meninggal akibat Keracunan MBG di Sidoarjo

Channel9.id – Sidoarjo. Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, membantah kabar lima santri meninggal dunia karena keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo.

“Tolong juga tadi ada kabar mohon maaf meninggal, itu tidak betul. Tidak ada yang meninggal. Tidak betul. Tidak ada yang meninggal,” kata Emil saat mengunjungi korban dugaan keracunan MBG yang dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo, Rabu (2/9/2026).

Menurut Emil, seluruh rumah sakit disiagakan untuk menangani para korban hingga tuntas. Sebagian santri yang kondisinya membaik dan stabil bahkan sudah diperbolehkan pulang.

Bupati Sidoarjo Subandi turut membantah narasi santri meninggal dunia. Ia mengatakan, semua pasien ditangani dengan baik.

“Tidak ada yang meninggal. Semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang menyatakan ada yang meninggal, itu tidak benar,” kata Subandi usai memantau kondisi para santri yang menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebutkan lima santri di Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia karena keracunan makanan dari program MBG. Kelima santri itu disebut berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin.

Memang ada dugaan keracunan massal MBG di ponpes tersebut, namun sejauh ini tidak ada santri yang meninggal dunia.

Berdasarkan data per Rabu (2/9/2026) siang, jumlah korban keracunan tersebut mencapai 566 korban. Sebanyak 88 korban harus menjalani perawatan intensif.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  1  =