Channel9.id-Jakarta. Sebuah film tak hanya hiburan semata, tapi juga dapat menghubungkan dua negara yang bertetangga. Demikian dengan film ‘Khadam’ yang menjadi debut aktris Aghniny Haque di industri perfilman Malaysia kini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 September 2026.
Melalui distributor CBI Pictures, film hasil kolaborasi lintas negara itu menyajikan kisah mencekam tentang perjuangan Melor, seorang ibu penyandang disabilitas wicara, yang melindungi keluarganya dari ancaman entitas gaib yang berbalik arah ingin menyingkirkan dan menggantikan posisinya.
“Aku sangat bersyukur bisa dapat kesempatan untuk memerankan Melor, karena ini adalah sebuah peran yang sangat-sangat menantang, sepanjang film aku harus bisa menjalani dua karakter dengan ekspresi emosi yang berubah setiap saat,” kata Aghniny Haque dalam siaran pers pihak distributor yang diterima di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Selain kerja sama Magma Entertainment dan VMS Studios dari Indonesia, film itu juga mendapat dukungan dari deretan studio Asia asal Malaysia, China, hingga India.
Sebelum menyambangi penonton Indonesia, film ‘Khadam’ telah meraih pendapatan sebesar 5.120.910,40 ringgit Malaysia selama 56 hari penayangan, berdasarkan catatan Sistem Skim Wajib Tayang milik Perbadanan Kemajuan Filem Nasional Malaysia (FINAS).
Film ‘Khadam’ kisahnya selepas kematian ibunya, Melor terpaksa mewarisi Khadam keluarganya, seekor saka yang menjelma sebagai versi dirinya yang lebih sempurna.
Apabila Khadam itu mula mengambil alih peranannya sebagai isteri dan ibu, Melor perlu mendapatkan semula kehidupannya sebelum dirinya hilang sepenuhnya.
Film itu juga telah melanjutkan perjalanannya ke bioskop Kamboja pada 27 Juli 2026 dan Singapura pada 27 Agustus 2026 setelah tayang perdana di Malaysia pada 11 Juni 2026.
Banyak negara memang yang menjadi tempat penayangan film ‘Khadam’.
Setelah Indonesia, film yang diproduksi Red Communications Sdn Bhd bersama Komet Productions yang turut dibintangi Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, dan June Lojong itu dijadwalkan melanjutkan penayangannya ke Hong Kong dan Makau pada Oktober 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu



