Personel TNI di Aceh Tamiang
Nasional

Aceh Tamiang Dikebut, Hampir 10 Ribu Personel Bersihkan Lumpur

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah mengerahkan ribuan personel lintas instansi untuk menangani endapan lumpur pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan karena Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah paling terdampak akibat bencana di kawasan Sumatera.

Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menyebut Aceh Tamiang merupakan wilayah dataran rendah (lowland) yang terdampak cukup parah.

Lowland yang kita harus atensi betul adalah Aceh Tamiang, kemudian Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya,” ujar Tito dalam rapat koordinasi di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Tito menjelaskan, endapan lumpur menjadi persoalan utama karena mengganggu aktivitas pemerintahan, infrastruktur, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Meski demikian, kondisi pemerintahan di Aceh Tamiang yang sempat lumpuh kini mulai berangsur pulih.

“Alhamdulillah untuk pemerintahan Tamiang, tadinya mati total, sekarang sudah aktif, sudah bersih,” katanya.

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah mengerahkan personel dari berbagai lembaga, antara lain 1.132 Praja IPDN, 500 mahasiswa Politeknik Statistika STIS, 600 taruna Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekitar 2.000 personel TNI, dan 1.000 personel Polri.

Selain itu, sebanyak 1.788 personel gabungan dari Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) juga dikerahkan, yang terdiri dari taruna Akmil, AAL, AAU, Unhan, Akpol, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara.

“Jadi kekuatan di Tamiang itu mungkin mendekati hampir 10.000 personel TNI-Polri di sana. Karena memang paling banyak kolam yang terdampak lumpur,” ujar Tito.

Pengerahan personel tersebut difokuskan untuk pembersihan lumpur serta pemulihan fasilitas pemerintahan, jalan, sekolah, pasar, warung, dan rumah warga yang terdampak.

“Semua terdampak di sana. Ini yang masih terus kita kerja keras,” tegasnya.

Baca juga: Kasatgas Tito Pimpin Rakor Bantuan Rumah dan Bansos Pascabencana Sumatera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  2  =  3