Channel9.id-Jakarta. Akhirnya, penyanyi Indonesia yang sukses go internasional Anggun C. Sasmi merambah dunia akting di Tanah Air dengan membintangi film yang berjudul ‘Para Perasuk’. Sebuah film terbaru arahan sutradara Wregas Bhanuteja.
Dalam sesi press junket film ‘Para Perasuk’ di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026), Anggun membagikan alasannya di balik keputusan untuk membintangi film tersebut.
Faktor utama yang membuat Anggun yakin adalah sosok sutradara, Wregas Bhanuteja. Seorang sutradara dan penulis skenario yang pada tahun 2016 menjadi sutradara Indonesia pertama yang memenangkan penghargaan di Semaine de la Citique, Cannes Film Festival 2016, untuk film pendeknya berjudul ‘Prenjak’. Film tersebut juga meraih penghargaan di berbagai festival film lainnya, Best Fiction Short Film di Festival Film Internasional Melbourne, Best Southeast Asian Short Film di SGIFF Silver Screen Award dan Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2016.
Wregas juga menyutradari film panjang ‘Penyalin Cahaya’ yang banyak meraih penghargaan, Sutradara Terbaik dan Penulis Skenario Asli Terbaik (Bersama Henricus Pria) di FFI 2021, Sutradara Pilihan dan Skenario Pilihan di Festival Film Tempo 2021, serta penghargaan Penyutradaraan Berbakat Karya Film Panjang Perdana Terpilih (Piala Iqbal Rais) di Piala Maya 2023.
Bagi Anggun, memulai proyek akting pertama di Indonesia membutuhkan alasan yang sangat kuat, baik dari sisi penceritaan maupun sineas di balik layar.
Menariknya, kolaborasi ini diawali dengan pesan singkat di media sosial. Anggun mengaku sempat merasa sungkan karena pesan dari Wregas sempat tertahan di kolom permintaan pesan (request) lantaran keduanya belum saling mengikuti akun media sosial.
“Setelah saya nonton beberapa filmnya dia, Mencari Cahaya dan Budi Pekerti, itu lebih menguatkan lagi bahwa kalau saya mau memulai sesuatu di Indonesia, dengan dia tuh jadi levelnya tuh sudah, aduh, Wregas gitu loh,” ungkap Anggun.
Meski terbiasa tampil di panggung internasional, Anggun mengakui bahwa berkarya di Indonesia selalu memberikan beban emosional yang lebih mendalam. Ia merasa memiliki ikatan sejarah dan kedekatan khusus dengan publik di tanah air yang sudah menganggapnya sebagai keluarga.
“Karena saya kan punya sejarah di sini, jadi itulah yang saya harus lebih hati-hati. Kalaupun saya konser di mana-mana, paling gugup itu kalau bikin konser tunggal di Indonesia, gak tahu kenapa,” pungkas Anggun.
Dalam film ‘Para Perasuk’, Anggun memerankan tokoh Guru Asri, seorang perasuk senior yang penuh kharisma. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 April 2026 mendatang.
Kontributor: Akhmad Sekhu





