Channel9.id-Jakarta. Artis tak melulu berkiprah dalam dunia keartisan saja, tapi bisa juga berprestasi dalam dunia olahraga. Demikian dengan artis sekaligus penyelam profesional Kirana Larasati yang mencetak prestasi baru di dunia selam Indonesia. Ia berhasil menyelam hingga kedalaman 127,8 meter di Tulamben, Bali, dan meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor tersebut dicapai Kirana pada 1 Maret 2026. Ia pun dinobatkan sebagai perempuan pertama di Indonesia yang berhasil menyelam pada kedalaman lebih dari 120 meter.
Kirana lalu berbagi cerita. Ia mengaku sempat diliputi rasa gugup sebelum melakukan penyelaman ekstrem tersebut.
“Di hari H-nya cukup lega, karena walaupun di persiapan sebelumnya saya latihan beberapa kali penyelaman, saya tetap merasa nervous. Banyak sekali variabel yang bisa salah dan risikonya memang tinggi,” kata Kirana dalam media gathering di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Lebih lanjut, Kirana menerangkan penyelaman itu merupakan pengalaman pertama baginya melakukan deep dive sedalam itu di laut Tulamben, Bali.
“Pada hari itu adalah hari pertama saya melakukan penyelaman yang sangat dalam di laut Tulamben, Bali. Jadi tentu saja nervous. Dan ketika selesai, leganya bukan main,” terangnya.
Awalnya Kirana hanya menargetkan kedalaman 125 meter. Namun saat berada di bawah laut, ia merasa masih mampu melanjutkan penyelaman lebih dalam.
“Sebenarnya target saya 125 meter, ternyata sampai di bawah saya masih bisa push sedikit lagi menjadi 127,8 meter. Jadi lega, senang, dan bangga tentunya bisa kembali dengan selamat dan mencetak rekor,” lanjutnya.
Kirana bercerita kecintaannya pada dunia diving bermula pada 2018. Saat itu ia terinspirasi oleh operasi penyelamatan 13 anak yang terjebak di sebuah gua di Thailand. Peristiwa tersebut terjadi bersamaan dengan gelaran 2018 FIFA World Cup dan menarik perhatian dunia.
“Saya mengikuti berita itu setiap hari dan saya terinspirasi. Saya berpikir ingin menjadi penyelam gua supaya suatu saat bisa berguna atau menyelamatkan orang,” ujarnya.
Seminggu setelah operasi penyelamatan itu berhasil, Kirana langsung mengambil lisensi menyelam. Dari situ, perjalanannya di dunia diving pun dimulai.
Kirana mengaku semakin serius mendalami dunia selam saat pandemi pada 2020. Ketika mobilitas internasional dibatasi, ia justru memanfaatkan waktu untuk menjelajah berbagai lokasi penyelaman di Indonesia.
“Di 2020 saya hampir setiap bulan jarang pulang ke rumah, adanya di laut terus. Itu yang akhirnya mengasah skill saya sampai akhirnya tidak lama kemudian saya menjadi instruktur,” ungkapnya.
Ia kemudian melanjutkan karier sebagai penyelam profesional hingga menjadi technical diver. Menurutnya, technical diving memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi karena membutuhkan perhitungan fisika, perencanaan, serta persiapan yang sangat matang.
“Saya orangnya tidak mau hanya sekadar dapat lisensi lalu berhenti. Saya ingin menjadi yang terbaik. Jadi saya terus latihan sampai akhirnya bisa menembus di atas 120 meter,” katanya.
Direktur Museum Rekor Dunia Indonesia, Yusuf Ngadri, mengatakan pencapaian Kirana merupakan rekor selam perempuan pertama yang dicatatkan MURI.
“Ini adalah rekor selam perempuan yang pertama dicatatkan MURI. Sebelumnya belum pernah ada,” kata Yusuf.
Ia menjelaskan Kirana sebelumnya juga telah mencatatkan penyelaman 122 meter pada Januari 2026 di Sipadan, Malaysia. Rekor tersebut kemudian berhasil dipecahkan sendiri oleh Kirana pada penyelaman di Tulamben, Bali.
“Yang terakhir kami catat dan divalidasi oleh tim MURI adalah 127 meter dengan waktu penyelaman 67 menit,” ujarnya.
Yusuf berharap pencapaian ini dapat menginspirasi masyarakat, khususnya perempuan untuk berprestasi di dunia olahraga selam.
“Mudah-mudahan ini memotivasi dan menginspirasi bahwa olahraga selam meskipun berisiko tinggi tetap bisa dilakukan dengan aman dan berprestasi. Perempuan pun bisa,” pungkasnya.
Kontributor: Akhmad Sekhu





