Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah tentu membutuhkan totalitas agar bisa berakting sebaik mungkin. Apalagi aktor muda yang belum banyak pengalaman hingga harus eksplorasi aktingnya. Demikian aktor muda berbakat Devano yang ditantang untuk dapat berakting sebaik mungkin dalam memerankan karakter nyentrik melalui perannya sebagai Mail dalam film ‘Check Out Sekarang Paylater’ (CAPER).
“Di sini aku mungkin seperti ‘jamet’ (bergaya metal) ya,” ujar Devano saat mendeskripsikan penampilan nyentrik itu usai konferensi pers peluncuran cuplikan (trailer) dan poster film tersebut di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Lebih lanjut, Devano menerangkan dirinya harus tampil dengan tatanan rambut poni lempar (polem) serta kacamata hitam-kuning dengan bingkai besar hanya untuk memenuhi tuntutan peran, tidak terkait dengan penghilangan nama belakang.
Karakter Mail digambarkan sebagai seorang pria nyentrik yang berprofesi sebagai disk jockey (DJ) dan memiliki gaya penampilan yang sangat mencolok.
Produksi layar lebar perdana Scovi Films itu menuntut Devano untuk keluar dari zona nyaman citra populernya sebagai musisi pop demi menghidupkan sosok Mail yang melekat dengan citra pria “house music”.
Penonton akan melihat kemampuan akting Devano yang lebih luas saat film ini tayang serentak di bioskop mulai 5 Februari 2026 mendatang.
Devano memastikan karakter Mail tidak hanya menjadi pemanis, tetapi memiliki kontribusi terhadap jalannya cerita film yang ditulis skenarionya oleh produser, sutradara, dan penulis Surya Ardy Octaviand bersama penulis pemenang Piala Citra FFI 2025 Widya Arifianti.
“Aku memerankan Mail, DJ yang adiknya juga terlilit pinjol,” ungkap Devano.
Sutradara Surya Ardy Octaviand mengarahkan Devano secara spesifik agar mampu menghidupkan sosok Mail yang memiliki latar belakang kehidupan yang cukup pelik.
Ardy memberikan arahan spesifik mengenai apa yang harus dilakukan Devano untuk mendalami profesi tersebut agar terlihat meyakinkan bagi para penonton saat proses lokakarya untuk pendalaman karakter.
Selain mendorong sang aktor mempelajari aliran musik yang berbeda dari referensi musik pribadi, Ardy juga menantang Devano untuk bisa melakukan eksperimen lapangan lewat penyamaran langsung di berbagai klub malam yang memutar musik-musik beraliran funkot.
Ardy memberikan tugas khusus kepada Devano agar ia menyamar sebagai “DJ Smile” di klub-klub tersebut tanpa mengungkap identitas aslinya kepada publik.
Langkah ini bertujuan agar Devano mampu menangkap energi murni dari seorang DJ dan membantunya dalam membangun kepercayaan diri untuk memerankan karakter Mail.
Saat ditanya apakah itu yang paling berkesan dari keterlibatannya di film ini, Devano menjawab bahwa yang paling membuatnya terkesan adalah setiap aktor terpacu menaruh profesionalitas tinggi saat terlibat dalam adegan, salah satunya adegan menampar Fajar Sadboy.
Keseriusan seluruh tim dalam mempelajari elemen-elemen teknis baru secara totalitas itu yang paling berkesan, menurut Devano.
Untuk itu, Devano terpacu untuk total juga menjadi seorang DJ Funkot, mengenakan wig guna merealisasikan visi sutradara yang terinspirasi langsung dari River Phoenix di film Indiana Jones: The Last Crusade.
Sementara itu, Ardy menjelaskan visinya terhadap karakter yang diperankan oleh Devano.
“Rambutnya gondrong sebelah poninya, sisinya pendek. Itu sebetulnya kayak waktu saya SMP, balas dendam itu (karena dilarang gondrong). Terus saya kasih tugas ke Devano untuk menyamar di klub jadi ‘DJ Smile’ atau ‘Mail’, yang memutar lagu-lagu funkot, dan tidak boleh orang-orang tahu bahwa dia itu adalah Devano,” kata Ardy.
Kontributor: Akhmad Sekhu




