Channel9.id-Aceh Utara. Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri mengirimkan tim khusus ke Kabupaten Aceh Utara untuk mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat layanan administrasi kependudukan (adminduk) pascabencana.
Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil, Muhammad Nuh Al-Azhar, mengatakan tim langsung berkoordinasi dengan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil dan jajaran terkait. Fokus utama koordinasi adalah penguatan infrastruktur serta dukungan teknis layanan adminduk di wilayah terdampak.
Tim Dukcapil juga menyambangi empat desa terdampak paling parah di Kecamatan Langkahan. Dalam kunjungan itu, tim menyerahkan langsung dokumen kependudukan kepada warga, mulai dari Kartu Keluarga, KTP-el, akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak.
“Ini bagian dari upaya memastikan hak-hak administrasi warga tetap terpenuhi meski di tengah kondisi pascabencana,” ujar Nuh, Kamis (15/1/2026).
Selain dokumen adminduk, Ditjen Dukcapil turut menyalurkan bantuan sembako berupa beras, minyak, telur, dan kain sarung melalui para kepala desa untuk masyarakat terdampak.
Tak hanya itu, layanan jemput bola juga dibuka di Kantor Kecamatan Langkahan. Hasilnya, tim menerbitkan 360 KK, 109 akta kelahiran, 11 akta kematian, melakukan 124 perekaman KTP-el, serta mencetak 773 KTP-el.
Untuk memperkuat sinergi di lapangan, tim Dukcapil juga berkoordinasi dengan Polres Aceh Utara guna mendukung kelancaran layanan adminduk di wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Tim Dukcapil Kemendagri Turun ke Aceh Utara, Layanan Adminduk Dipercepat





