Channel9.id, Jakarta. Nasib nahas menimpa empat orang pekerja proyek bangunan yang ditemukan tewas di bak penampungan air di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Keempat pekerja itu tewas ketika berusaha saling menolong.
Para korban tewas itu adalah YN (31), M (61), TS (62) dan MF (18). Sementara itu, tiga pekerja lainnya mengalami sesak napas saat membantu para korban.
Ketiga korban yang masih hidup saat ini masih dirawat di RS Pasar Rebo. Mereka adalah Ujib (42), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Peristiwa nahas itu berawal saat mandor memerintahkan para pekerja untuk menguras geloteng (penampungan air bersih) berukuran 6×3 meter yang ada di basement.
“Kemudian pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety,” demikian dituturkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).
Di pihak lain, seorang pekerja teman para korban yang menyaksikan kejadian maut itu menuturkan, dirinya mencoba membantu rekan kerjanya. Mandor juga tidak tinggal diam. Dia meminta tolong saksi lain untuk mengevakuasi korban.
“Rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam gelonteng, kemudian mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng,” tuturnya.
Namun, menurut keterangan saksi, dirnya mengaku tidak kuat saat mencoba membantu rekannya. Saksi merasakan hawa panas dan pengap di sekitar geloteng.
“Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan pengap di sekitar Gelonteng,” ujarnya.
Namun kemudian, para korban berhasil dievakuasi dari dalam bak penampungan air tersebut. Para korban segera dilarikan ke RS Pasar Rebo.
“Namun, setiba di RS korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter,” pungkasnya.





