Lifestyle & Sport

Farel Prayoga Rilis Lagu ‘Cinta untuk Mama’ tentang Momen Kembali Bertemu Ibu

Channel9.id-Jakarta. Penyanyi Farel Prayoga merilis lagu ‘Cinta untuk Mama’. Sebuah lagu yang membuatnya mengenang momen kembali bertemu ibu.

Penyanyi asal Banyuwangi berusia 15 tahun itu dipercaya membawakan ‘Cinta Untuk Mama’ sebagai lagu tema orisinal film “Air Mata di Ujung Sajadah 2” yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 23 Oktober 2025.

“Lagu ‘Cinta Untuk Mama’ adalah lagu sederhana yang Farel persembahkan atau hadiahkan untuk ibu yang telah melahirkan Farel, surganya Farel yang sempat terpisahkan 15 tahun,” kata Farel dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (30/8/2025).

Menurut Farel, pertemuan kembali dengan sang ibu yang terjadi di Jakarta selepas Farel pulang sekolah mulanya canggung lalu selebihnya penuh cinta.

Farel mengatakan ia akan mempersembahkan lagu barunya untuk seluruh ibu hebat yang ada di seluruh dunia.

Farel juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada produser film, Ronny Irawan, yang telah memberinya kesempatan untuk menyampaikan isi hati melalui lirik lagu tersebut.

“Sungguh ternyata rencana Allah jauh lebih indah. Terima kasih pada Pak Ronny Irawan atas kesempatan untuk Farel mewakili isi hati Farel untuk menyampaikan lewat lirik lagu ini,” ujar Farel pula.

Perjalanan hidup Farel yang lekat dengan kisah Baskara dan Aqilla, karakter anak dan ibu kandung yang hadir dalam film Air Mata di Ujung Sajadah 2, menginspirasi pembuatan lagu “Cinta Untuk Mama”.

Dengan suara khasnya, Farel menghadirkan emosi tulus yang sejalan dengan pesan film: cinta seorang ibu yang tak pernah pudar.

“Cinta untuk Mama” yang disenandungkan oleh Farel Prayoga kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik.

Lagu itu akan menjadi suara yang mengiringi perjalanan penuh doa di film drama keluarga “Air Mata di Ujung Sajadah 2” yang diarahkan oleh sutradara Key Mangunsong.

Deretan pemeran yang membintangi film drama itu di antaranya Titi Kamal, Citra Kirana, Faqih Alaydrus, Daffa Wardhana, Jenny Rachman, dan Mbok Tun.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3  +  1  =