Lifestyle & Sport

Film ‘Danur The Last Chapter’ Sedot Biaya Fantastis, 4 Kali Lebih Mahal dari Danur 3

Channel9.id-Jakarta. Film Indonesia semakin maju berkembang tak hanya dari segi semakin banyaknya jumlah film diproduksi, tapi juga meningkatkan standar biaya produksi filmnya. Kali ini, proyek film horor ‘Danur: The Last Chapter’ menyedot biaya fantastis sangat tinggi. Film penutup waralaba milik Risa Sarasvati itu jadi film horor termahal di produksi MD Pictures.

Informasi ini disampaikan CEO MD Pictures, Manoj Punjabi.

“Iya, so far iya (jadi film horor termahal MD),” ujar Manoj Punjabi, beberapa waktu yang lalu.

Besarnya skala produksi ‘Danur: The Last Chapter’ terlihat dari perbandingan biaya produksinya dengan film sebelumnya.

Manoj menerangkan, bahwa angka produksi saja tak tanggung-tanggung mencapai berkali-kali lipat dari biaya pembuatan film ‘Danur 3: Sunyaruri’.

“Jauh. Dari Danur 3, empat kali lebih mahal. Production only, mahal banget,” terang Manoj.

Saking mahalnya, Manoj membenarkan biaya produksi satu film ini setara dengan biaya pembuatan tiga film horor pada umumnya.

“Iya, kurang lebih, tiga hingga empat film. More, little more,” tambah Manoj.

Langkah ini diambil MD sebagai bentuk komitmen meningkatkan standar film nasional. Manoj percaya penonton saat ini sudah jauh lebih selektif dalam memilih tontonan.

“Kalau menurut saya, if people want film berkualitas, film nasional yang kualitasnya naik, yang merasa enggak berkualitas di bawah, lebih bagus juga. No problem,” beber Manoj.

“Jadi kita harus lebih selektif membuat film. Enggak sembarangan apa aja bisa laku. Itu juga enggak sehat untuk saya. So, for me, I like the challenge,” lanjutnya.

Salah satu alasan biaya produksi film ini membengkak adalah karena film ‘Danur: The Last Chapter’ tayang di layar IMAX. Manoj ingin membuktikan bahwa film lokal pun mampu bersaing secara kualitas.

“Saya hanya mau kasih option ke masyarakat. IMAX is an option. But I want because I feel ini premium quality. Saya paling geregetan kalau cuma film barat (di IMAX). Saya mau option-nya film lokal juga bisa. Itu poin saya,” ungkap Manoj.

Namun, Manoj menyadari tidak semua genre cocok untuk format besar tersebut. Baginya, pemilihan film untuk IMAX harus disesuaikan dengan jenis pengalaman yang ingin ditawarkan.

“Kan IMAX is not designed for drama, right? It is designed for action movies, fantasy, thriller. Masa nonton Ipar Adalah Maut di IMAX? Beda, beda aja. Saya rasa kriteria itu penting. Harus sesuai dengan kanvasnya,” pungkas manoj Punjabi.

Film ‘Danur: The Last Chapter’ dibintangi Prilly Latuconsina sebagai Risa, Zee Asadel sebagai Riri, Dito Darmawan sebagai Dimas, Lewis Robert sebagai Peter, Muhammad Fauzan sebagai William, Zachary Ayden sebagai Hans dan Said Darian Rizqi sebagai Hendrik. Ada juga Fajar Nugra sebagai Dadang, Dian Nitami sebagai Elly, McDanny sebagai Mang Asep dan Dini Savitri sebagai Uwa Eti.

Kisahnya masih seputar Risa yang memiliki kemampuan melihat hantu, meski ia tak lagi bersama teman-teman hantunya. Suatu hari, Risa menghadiri acara lamaran adiknya, Riri dan Dimas. Di tempat itu, Risa merasa ada kekuatan jahat yang mulai mendekat.

Canting, hantu penunggu pertunjukan meneror Riri. Sementara Riri mengalami teror dari Canting, Risa mengalami teror berupa kematian yang berulang.

Film ‘Danur: The Last Chapter’ dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  9  =  16