Channel9.id-Jakarta. Universitas Negeri Jakarta melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjalin kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) serta sejumlah mitra industri guna memperkuat riset dan hilirisasi produk.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Aula Latief Hendraningrat, Kampus UNJ, Sabtu (4/4/2026).
Dekan FMIPA UNJ Hadi Nasbey mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus mendorong riset yang berdampak.
“Kolaborasi antar negara sangat penting untuk menghasilkan riset yang berdampak dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan UTM dan mitra industri menjadi satu kesatuan penting dalam membangun ekosistem hilirisasi hasil penelitian.
Sejumlah mitra industri yang terlibat antara lain SATEERA Microbial Technology Formulation, Yayasan Satriabudi Dharma Setia, PT CADFEM Simulasi Teknologi Indonesia, PT Pembangkit Listrik Tenaga Surya, PT Dwi Mitra Mandiri, PT Inovasi Digital Semesta, PT Cipta Mikro Material, iBlooming Indonesia, serta Dewan Jamu Indonesia.
Sementara itu, Rektor UNJ Komarudin menyampaikan kerja sama ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-62 UNJ sekaligus penguatan kolaborasi global.
Ia menyebut, kolaborasi antara UNJ dan UTM sejauh ini telah menghasilkan sekitar 100 publikasi bersama.
“Ke depan, kami berharap laboratorium bersama ini dapat meningkatkan kolaborasi riset, inovasi, publikasi, dan hilirisasi yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global,” ujarnya.
Wakil Dekan Bidang Riset FMIPA UNJ Dalia Sukmawati menambahkan, kerja sama ini juga mendorong lahirnya produk inovatif berbasis teknologi.
“Seperti dengan iBlooming, kami merencanakan pembuatan platform e-learning yang akan digunakan secara internasional,” katanya.
Selain itu, FMIPA UNJ juga menjajaki pengembangan produk berbasis herbal melalui kolaborasi dengan Dewan Jamu Indonesia, termasuk pemetaan dan penguatan produk jamu sebagai bagian dari riset unggulan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat iklim riset, inovasi, serta hilirisasi hasil penelitian yang berkelanjutan.
Baca juga:





