Channel9.id, Jakarta. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) memastikan mitra pengemudi ojek online akan kembali menerima Bonus Hari Raya (BHR) pada momen Lebaran tahun ini. CEO GOTO Hans Patuwo menyampaikan bahwa perusahaan sedang memfinalisasi mekanisme BHR, termasuk kategori penerima dan nilai bonus.
Hans menjelaskan bahwa manajemen masih berada pada tahap penyusunan detail kebijakan sehingga belum dapat dipublikasikan.
“Program BHR sudah pasti kami jalankan lagi pada tahun ini. Namun, spesifikasi teknis dan nominalnya masih dalam proses perumusan sehingga belum bisa diumumkan,” ujarnya dalam konferensi pers di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Meskipun demikian, Hans menegaskan bahwa skema BHR akan tetap diberikan kepada mitra berprestasi sebagai bentuk penghargaan perusahaan.
“Kebijakan tahun lalu akan kami teruskan. Mitra dengan kinerja yang baik akan memperoleh bonus agar dapat menyambut hari raya dengan lebih tenang dan nyaman,” katanya.
Hans mencatat bahwa masih ada waktu sekitar satu bulan sebelum Ramadan dimulai dan sekitar satu hingga satu setengah bulan menuju Lebaran 2026. “Masih ada jeda waktu untuk penyusunan. Jika semuanya sudah final, akan kami sampaikan secara terbuka,” tambahnya.
Sinyal keberlanjutan program BHR juga datang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menyatakan bahwa pemberian BHR untuk pengemudi Grab, Gojek, dan Maxim masih berpeluang dilanjutkan pada Lebaran 2026, meski skemanya akan dibahas terlebih dahulu.
Terpisah, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia mengusulkan agar setiap pengemudi menerima bonus dengan nilai flat sebesar Rp500.000. Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengatakan bahwa BHR masih dibutuhkan sebagai dukungan finansial menjelang hari raya. Menurutnya, mayoritas pengemudi menginginkan skema yang lebih merata karena formula sebelumnya dianggap bergantung pada algoritma platform.
“Garda mengajukan skema BHR yang merata bagi pengemudi aktif, misalnya sebesar Rp500.000 per orang,” ujar Igun, Minggu (25/1/2026). Ia menilai usulan tersebut wajar sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pengemudi yang selama ini mendukung profitabilitas platform digital.





