Channel9.id-Jakarta. Para pencinta otomotif dan musik Tanah Air mendapat suguhan spesial dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Tak sekadar pameran kendaraan, IIMS yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–15 Februari 2026 ini kembali menghadirkan panggung hiburan bertajuk Infinitive Show dan Infinitive Live, hasil kolaborasi Dyandra Promosindo dengan industri musik nasional.
Salah satu penampilan yang paling ditunggu adalah kehadiran legenda hidup musik Indonesia, Iwan Fals. Pada Jumat malam (6/2/2026), ribuan penonton memadati area konser untuk menyaksikan aksi sang maestro yang tampil penuh energi bersama band-nya: Ardy Sikki (bass), Arda (keyboard), Zulki (gitar), Aceng (biola/flute), serta putranya, Raya Rambu Robbani, di balik drum.
Konser dibuka dengan penampilan Alfi Alfiandy, sebelum akhirnya sorotan tertuju pada Iwan Fals. Lebih dari satu jam, deretan lagu-lagu legendaris dibawakan dan langsung disambut koor massal penonton yang tak henti bernyanyi bersama.
Di sela-sela konser, Iwan Fals juga menyelipkan pesan serius soal kondisi lingkungan. Ia menyoroti isu perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan dan berdampak pada meningkatnya bencana alam di Indonesia.
“Isu perubahan iklim itu makin meresahkan ya. Semuanya memang kembali ke alam,” ujar Iwan Fals di atas panggung. “Makanya, dari sekarang, mari kita bersahabat dengan alam.”
Pesan tersebut kemudian disusul lagu “Esek Esek Udug Udug (Nyanyian Ujung Gang)” dari album Swami 1 (1989). Tanpa aba-aba, penonton langsung bergoyang dan bernyanyi bersama. Suasana kian memanas saat Iwan Fals melanjutkan dengan “Manusia Setengah Dewa”, disusul sederet hits era 1980-an seperti “Guru Oemar Bakri”, “Tikus-Tikus Kantor”, “Mata Indah Bola Pingpong”, “Kumenanti Seorang Kekasih”, hingga “Jendela Kelas Satu”.
Nuansa nostalgia pun begitu terasa. Banyak penonton usia paruh baya tampak larut dalam kenangan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata.
“Dulu, semasa SMP, saat nongkrong dan gitaran, kami selalu nyanyiin lagu-lagu Iwan Fals,” kata Acik, salah satu penonton, dengan mata berkaca-kaca. “Jadi kangen masa-masa itu.”
Tak hanya bernostalgia, konser malam itu juga terasa cair berkat interaksi hangat Iwan Fals dengan penonton. Ia kerap melontarkan pantun jenaka yang selalu disambut teriakan “cakeeeep”.
“Eh, kenapa harus cakep sih,” canda Iwan Fals. “Kan bisa aja jawab ganteeeng,” ujarnya disambut tawa penonton.
Setelah membawakan “Kemesraan” versi reggae sebagai lagu ke-12, Iwan Fals sempat berpamitan. Namun, teriakan penonton yang meminta lagu “Hio” tak terbendung.
“Sebentar, sebentar… gue datang ke sini enggak sendiri. Gue tanya bos gue dulu nih,” ujar Iwan Fals, merujuk pada putrinya, Annisa Cikal Rambu Basaer, yang mengelola manajemennya.
Tak lama berselang, lagu “Hio” pun akhirnya dimainkan. Konser ditutup meriah dengan joget dan nyanyian bersama, meninggalkan kenangan manis bagi penonton yang malam itu menyaksikan langsung sang legenda di panggung IIMS 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





