Hukum

Jaksa Ajukan Banding Vonis Ringan Terdakwa Kanjuruhan Haris dan Suko

Channel9.id – Jakarta. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) telah mengajukan banding terhadap vonis ringan dua terdakwa Tragedi Kanjuruhan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sebelumnya menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan kepada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris. Sedangkan terdakwa Security Officer Suko Sutrisno divonis penjara selama 1 tahun.

“Kemarin kami sudah nyatakan banding,” kata JPU Rahmat Hary Basuki saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Namun, Hary enggan mengungkapkan pertimbangan dan alasan JPU mengajukan banding itu. Ia meminta publik untuk menunggu dan melihatnya sendiri melalui laman SIPP PN Surabaya.

“Nanti bisa dilihat di SIPP PN,” tuturnya.

Hary mengatakan, saat ini pihaknya masih menyusun memori banding, menyikapi putusan hakim kepada terdakwa Haris dan Suko tersebut.

Diketahui, vonis kepada keduanya itu jauh lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut Suko dan Haris dihukum 6 tahun 8 bulan penjara.

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan terdakwa Security Officer Suko Sutrisno dinilai bersalah melanggar Pasal 359 KUHP, Pasal 360 ayat (1) KUHP dan Pasal 360 ayat (2) KUHP juncto Pasal 103 ayat 1 juncto Pasal 52 Undang-Undang No 11 tahun 2022.

Penasihat hukum Haris dan Suko, Sumardhan sepakat tidak mengajukan banding. “Tadi pagi saya ditelepon Pak Haris dan Pak Suko, beliau sudah sepakat dengan keluarga untuk tidak menggunakan hak nya untuk banding,” kata Sumardhan, Jumat (10/3/2023).

Baca juga: Jaksa Bacakan Dakwaan Terhadap Lima Terdakwa Kasus Kanjuruhan

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  1  =