Hot Topic

Jelang Lebaran 2026, Stok Pangan Nasional Surplus dan Aman

Channel9.id – Jakarta. Pemerintah memastikan kondisi pangan nasional menjelang Lebaran 2026 berada dalam posisi surplus di berbagai komoditas utama, mulai dari beras hingga daging, sehingga kebutuhan masyarakat dinilai tercukupi.

Data Kementerian Pertanian mencatat stok beras mencapai 29,3 juta ton dengan kebutuhan hingga Mei 2026 sebesar 12,94 juta ton. Sementara komoditas lain seperti gula, cabai, jagung, hingga produk unggas juga mengalami kelebihan pasokan dibanding kebutuhan.

Ketersediaan pangan yang melampaui kebutuhan tersebut disebut menjadi indikator kuat ketahanan pangan nasional, termasuk kemampuan stok beras yang diperkirakan mencukupi hingga sekitar 10 sampai 11 bulan ke depan.

Selain itu, komoditas seperti daging sapi, kedelai, bawang, hingga telur juga tercatat surplus meski beberapa di antaranya relatif tipis, sehingga tetap memerlukan pengendalian distribusi dan harga.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan pemerintah menjamin tidak akan terjadi kekurangan pangan selama periode Lebaran tahun ini. Ia menegaskan bahwa kondisi aman pangan tidak hanya dilihat dari ketersediaan pasokan, tetapi juga kestabilan harga agar tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Aman itu dua. Yang pertama pasokannya cukup, dan yang kedua kita mengupayakan dan menjaga agar harga pasokannya cukup dan harganya sesuai dengan HET, terkendali, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Sudaryono.

Ia juga menyebutkan ketahanan beras nasional saat ini berada dalam kondisi kuat dengan total ketersediaan yang mampu memenuhi kebutuhan dalam jangka panjang.

“Itu sama dengan kemampuan kita, ketahanan pangan, ketahanan beras kita bisa mencapai 324 hari atau kira-kira 10,8 atau 11 bulan yang akan datang,” ujarnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9  +  1  =