Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan penyanyi muda berbakat yang memberi warna industri musik Tanah Air. Demikian dengan penyanyi muda berbakat, Maulana Ardiansyah, yang kembali menyapa penikmat musik tanah air dengan karya terbaru yang emosional dan penuh makna. Kali ini, ia merilis single berjudul ‘Pepatah’ (Perantau Pantang Menyerah), sebuah lagu yang didedikasikan bagi mereka yang tengah berjuang mengadu nasib jauh dari kampung halaman.
Berbeda dengan rilisan sebelumnya yang didominasi oleh tema romansa dan cinta, Pepatah hadir dengan narasi yang lebih membumi. Lagu ini memotret realita kehidupan para perantau: kerja keras tanpa lelah, rasa rindu yang tertahan pada keluarga, hingga keteguhan hati demi masa depan yang lebih cerah.
Lagu ini bukan sekadar gubahan lirik biasa, melainkan cerminan dari perjalanan hidup Maulana Ardiansyah sendiri. Sebagai seorang perantau, Maulana menuangkan suka duka yang ia alami ke dalam bait-bait lagu ini. Ia ingin menggambarkan bahwa meski jalan yang ditempuh tidak selalu mulus, harapan dan keyakinan harus tetap dijaga.Komposisi & Teori Musik
Judul “Pepatah” diambil dari filosofi klasik masyarakat Indonesia, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”. Namun, Maulana memberikan sentuhan kreatif dengan menjadikannya akronim dari Perantau Pantang Menyerah.
Dari sisi aransemen, Maulana Ardiansyah menunjukkan pendewasaan dalam bermusik. Ia memasukkan elemen-elemen baru yang memberikan warna segar dibandingkan karya-karya terdahulu. Meski melakukan eksplorasi, karakter vokal Maulana yang kuat dan kemampuannya menyampaikan cerita tetap menjadi nyawa utama dalam lagu ini.
Maulana berharap lagu ini bisa menjadi “teman” bagi para pendengarnya, terutama para pejuang nafkah di perantauan. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Sang Pencipta di tengah kesibukan mengejar mimpi.
“Aku ingin lagu ini jadi penyemangat untuk teman-teman yang sedang berjuang di perantauan. Kerja keras itu penting, tapi jangan sampai lupa sama Yang Kuasa, karena usaha dan doa harus selalu berjalan bersama,” ujar Maulana Ardiansyah.
Menutup keterangannya, Maulana berharap pesan dalam Pepatah sampai ke hati para “Teman Lama” (sebutan penggemarnya) agar tetap teguh melangkah tanpa meninggalkan perintah Tuhan. Lagu ini kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.
Kontributor: Akhmad Sekhu





