Channel9.id, Manado – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2027 di Gedung Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (9/4/2026).
Dalam arahannya, Tito mengajak kepala daerah se-Sulut memanfaatkan program prioritas pemerintah pusat. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, Sulut memiliki kapasitas fiskal sedang, dengan keseimbangan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer pusat.
Karena itu, ia menilai daerah perlu mengoptimalkan program pusat yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Satu program Presiden, seperti perumahan, saja sudah memberi banyak manfaat bagi kepala daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah program yang bisa dimanfaatkan, antara lain ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda. Program lain mencakup rehabilitasi sekolah, Cek Kesehatan Gratis, serta pengembangan kampung nelayan dan pergaraman.
Tito menambahkan, pemanfaatan program tersebut juga dapat mendorong peningkatan PAD. Salah satunya melalui dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah.
Menurutnya, Pemda dapat mempercepat realisasi program itu dengan mempermudah perizinan, misalnya melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).
“MPP adalah layanan satu atap. Semua perizinan ada di sana, sehingga prosesnya lebih cepat,” tegasnya.
Ia menilai kemudahan perizinan akan mendorong investasi swasta dan pada akhirnya meningkatkan penerimaan daerah melalui pajak dan retribusi.
Acara ini turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, jajaran Forkopimda, serta para bupati dan wali kota se-Sulut.





