Channel9.id, Tomohon – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, berjalan di seluruh daerah. Ia meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026) malam.
Mendagri meninjau lokasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Mereka mengunjungi Rumah Tapak Subsidi di Perumahan Grazia Residence 2 Tomohon.
Mendagri dan rombongan berdialog langsung dengan penghuni dan pemilik perumahan dalam suasana khidmat. Atlet bulu tangkis nasional Greysia Polii diketahui menjadi pemilik perumahan tersebut.
“Kita tahu program perumahan ini merupakan salah satu program unggulan Presiden. Ini program prioritas,” ujar Mendagri dalam dialog tersebut.
Mendagri menyatakan dirinya bersama Menteri PKP telah berkeliling ke sejumlah daerah untuk menyosialisasikan program tiga juta rumah. Ia mendorong pemerintah daerah (Pemda) mengikuti langkah tersebut guna mendukung implementasi program.
Dari sisi regulasi, Mendagri menjelaskan Kemendagri telah menerbitkan aturan yang menggratiskan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR.
“Dulu namanya IMB, sekarang PBG. Kami sudah sepakat dengan Pak Ara dan menandatangani aturan tersebut. Biayanya juga kita nolkan,” jelasnya.
Ia menilai kebijakan itu mempermudah penyediaan rumah bagi MBR sekaligus membantu pengembang. Ia juga meminta daerah mendukung program melalui kemudahan perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) agar semakin banyak masyarakat memiliki hunian layak.
Di sisi lain, Mendagri meyakini program tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Aktivitas sektor perumahan akan menggerakkan pelaku usaha dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ini terobosan kreatif yang menguntungkan semua pihak. Semuanya untung,” tegasnya.
Usai kegiatan, Mendagri dan rombongan melanjutkan peninjauan ke calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Tomohon. Mereka memastikan program tersebut tepat sasaran.





