Channel9.id-Jakarta. Sebuah peran sebaiknya menyesuaikan usia bintang filmnya. Demikian dengan Meriam Bellina dan Ikang Fawzi yang berperan sebagai pasangan suami istri (pasutri) dalam film drama keluarga berjudul ‘Titip Bunda di SurgaMu’ yang kini tayang di bioskop. Sebuah film arahan sutradara Hanny R Saputra ini pasutri tersebut diceritakan menghadapi ujian berat. Ironisnya salah satu ujian berat itu datang dari anak-anak mereka.
Dalam ‘Titip Bunda di SurgaMu’, Meriam Bellina sebagai Mozza. Ikang Fawzi memerankan Akbar. Pasutri ini punya tiga anak: Alya (Acha Septriasa), Adam (Kevin Julio), dan Azzam (Abun Sungkar). Mozza, ibu penuh kasih yang harus harus berdamai dengan kenyataan pahit.
Di sisi lain, Akbar, digambarkan sebagai ayah yang hangat dan setia, berusaha siap untuk menghadapi kemungkinan terburuk kehilangan belahan jiwa. Kisah mereka bukan hanya soal kesedihan, tapi tentang cinta yang bertahan bahkan ketika waktu tak lagi berpihak.
“Karakter Pak Akbar terasa dekat dengan saya. Ada pengalaman emosional yang saya pernah lewati dan itu membuat perjalanan karakter ini terasa dalam. Film ini mengingatkan saya tentang menerima kehilangan dengan cinta,” kata Ikang Fawzi dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (6/3/2026)
Lebih lanjut, Ikang Fawzi menyebut, Akbar tak banyak bicara. Hidupnya berpusat pada keluarga. Ia tipe ayah yang menunjukkan cinta lewat kehadiran dan keteguhan, bukan kata-kata.
Perjalanan emosional Akbar jadi makin berat saat dipaksa belajar menerima, merelakan, dan tetap jadi penopang keluarga di tengah duka yang datang. Sementara itu, Mozza bukan figur sempurna. Banyak keputusan dan sikapnya yang membuat jarak dengan anak-anaknya.
Di balik itu, tersimpan sayang yang begitu besar. Mozza digambarkan sebagai sosok yang sering khawatir berlebihan terhadap masa depan anak-anak. Ia ingin yang terbaik bagi anak-anak, meski caranya kadang membuat mereka tertekan atau tidak dipahami.
“Karakter Mozza ini memperlihatkan sisi rapuh seorang ibu: bagaimana cinta bisa hadir dalam bentuk yang tidak selalu mudah diterima,” ujar Meriam Bellina.
“Mozza sangat dalam dan menantang untuk saya. Ia bukan sosok ibu yang ideal tanpa cela, tapi justru di situ letak kekuatannya. Ia manusiawi, penuh cinta, sekaligus penyesalan,” Meriam Bellina menyambung.
Lewat kisah Mozza dan Akbar, ‘Titip Bunda di SurgaMu’ menghadirkan refleksi tentang cinta dalam pernikahan, hubungan orang tua dan anak, serta bagaimana keluarga saling memahami di saat-saat sulit.
Film drama keluarga ini mengajak penonton untuk merenungi kembali arti kehadiran orang-orang terdekat dalam hidup. Sering kali, cinta paling besar justru terasa dalam hal-hal sederhana yang kerap luput dari perhatian.
“Dari film ini kita belajar banyak, bukan cuma bagi anak untuk lebih menghargai rasa sayang orang tua, tapi juga orang tua untuk makin berusaha mengerti anak-anak, tak hanya mengerti juga saling memaafkan dan menerima,” pungkas Meriam Bellina.
Kontributor: Akhmad Sekhu





