Nasional

Museum Akulturasi Jadi Pilihan Gen Z Menanti Buka Puasa di Imlek Festival 2577

Channel9.id – Jakarta. Museum Akulturasi yang hadir dalam Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Jakarta, menjadi pilihan generasi Z untuk menanti waktu berbuka puasa. Kehadiran museum ini dinilai memberi ruang edukatif di tengah perayaan Imlek yang tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan.

Salah satu pengunjung, Muhammad Shidqi, mengaku memperoleh wawasan baru tentang sejarah perjumpaan budaya Tionghoa dan Nusantara di Indonesia. Informasi di museum disajikan melalui papan menyerupai gapura yang disusun zig-zag sehingga memudahkan pengunjung mengikuti alur cerita sejarah.

“Barusan aku baca-baca, bener-bener insightful. Aku baca sejarah-sejarahnya, aku baru tahu, oh, ternyata kayak gini loh (sejarah akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara) di Indonesia, gitu,” kata Shidqi, Selasa (24/2/2026).

Melalui Museum Akulturasi, Shidqi menyadari bahwa budaya Tiongkok dan Nusantara dapat hidup berdampingan. Ia menilai proses akulturasi berlangsung selaras tanpa menghilangkan budaya yang telah ada sebelumnya.

“Di Indonesia full of culture-lah ya. Terlebih akulturasi budaya Cina masuk ke Indonesia tuh bukannya nabrak, tapi dia justru smooth ke budaya-budaya Nusantara yang udah ada. Jadi, ya bener-bener akulturasi budayanya klop,” katanya.

Selain itu, Shidqi menyambut positif penyelenggaraan Imlek Festival yang memadukan unsur hiburan dan budaya. Ia berharap ruang dialog lintas agama yang inklusif bagi generasi muda dapat terus diperluas melalui kegiatan serupa.

“Coba bikin yang lebih Gen Z, gitu. Misalnya kita bikin komunitas-komunitas yang emang disediakan untuk lintas agama dan untuk saling diskusi anak-anak muda. Menurut aku bakal lebih impactful. Banyak karya-karya yang bisa lahir dari ruang-ruang semacam itu,” kata dia.

Pengunjung lain, Andre dan Meliana, juga mengaku mendapatkan wawasan baru melalui Museum Akulturasi. Mereka menilai Imlek Festival pertama di Indonesia ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan kuliner, tetapi juga ruang edukatif bagi masyarakat.

“Suasana di Museum Akulturasi bagus, sejuk juga, enak dan nyaman. Terus ada informasi tentang sejarah juga,” ucap mereka.

Imlek Festival 2577 berlangsung sejak 22 Februari hingga 3 Maret di Lapangan Banteng dan terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Kegiatan ini digelar setiap hari pukul 15.00–22.00 WIB, dengan informasi lengkap tersedia melalui akun Instagram resmi @imlekfestival.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  2  =