Hot Topic Nasional

Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 81 Persen

Channel9.id, Jakarta. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara). Satgas menargetkan langkah ini dapat mengurangi jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Laporan harian Satgas PRR per 12 Maret mencatat pembangunan huntara telah mencapai 15.346 unit dari target 18.781 unit. Angka ini setara dengan progres 81 persen.

Capaian tersebut meningkat sekitar 3 persen dibandingkan dua hari sebelumnya yang mencapai 14.725 unit.

Di Aceh, Satgas menyelesaikan pembangunan 13.547 unit huntara dari target 16.931 unit atau sekitar 80 persen. Di Sumatera Utara, Satgas menyelesaikan 969 unit dari target 1.020 unit atau sekitar 95 persen.

Sementara itu, pembangunan huntara di Sumatera Barat telah mencapai target. Satgas menyelesaikan seluruh 830 unit yang direncanakan.

Pembangunan Huntap Mulai Berjalan

Satgas PRR juga terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap). Data per 12 Maret menunjukkan pembangunan 1.463 unit huntap sedang berlangsung dari target 36.669 unit.

Satgas telah merampungkan 56 unit huntap. Angka ini meningkat dibandingkan dua hari sebelumnya yang hanya mencapai enam unit.

Pemerintah mempercepat pembangunan huntara dan huntap untuk menurunkan jumlah pengungsi di tenda. Per 11 Maret, jumlah pengungsi tercatat 1.384 kepala keluarga atau setara 4.522 jiwa.

Selain mempercepat pembangunan hunian, Satgas PRR juga menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH). Bantuan ini ditujukan bagi penyintas bencana yang memilih tidak tinggal di huntara.

Pemerintah memberikan bantuan Rp600.000 per bulan selama tiga bulan kepada setiap kepala keluarga. Dengan demikian, setiap keluarga menerima total Rp1,8 juta.

Pemerintah telah menyalurkan dana tersebut kepada 12.767 penerima di tiga provinsi dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen.

Rinciannya, Aceh menerima 6.846 penerima, Sumatera Utara 4.162 penerima, dan Sumatera Barat 1.759 penerima.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menegaskan pemerintah akan terus mempercepat pembangunan huntara. Pemerintah ingin memastikan seluruh penyintas bencana dapat menempati hunian layak sebelum Idulfitri 1447 H/2026 M.

Suharyanto menyampaikan hal tersebut saat meninjau wilayah terdampak bencana di Gayo Lues, Aceh, Kamis (12/3/2026).

Ia juga menjelaskan BNPB akan memberi bantuan kebutuhan dasar bagi keluarga yang menempati huntara. BNPB menyalurkan perlengkapan dan makanan untuk kebutuhan selama 10 hari.

“Keluarga yang menempati huntara akan menerima bantuan perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” ujar Suharyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

84  +    =  88