Nasional

Pemerintah Kebut Pembangunan 270 Jembatan Bailey di Tiga Provinsi Terdampak Bencana

Channel9.id – Jakarta. Pemerintah mempercepat pemasangan 270 unit jembatan darurat bailey di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk memulihkan akses transportasi akibat bencana. Jembatan tersebut dirancang menghubungkan jalan nasional hingga akses kabupaten, kecamatan, dan desa guna mendukung mobilitas masyarakat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan pemasangan jembatan bailey dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah terdampak. Ia menyebut jembatan tersebut tidak hanya difokuskan pada jalur utama, tetapi juga menjangkau wilayah dengan akses terbatas.

“Untuk jembatan bailey, ini total akan dipasang 270 unit di tiga provinsi secara keseluruhan. Memang akan terus berproses pemasangannya. Jadi, tidak hanya akan menghubungkan jalan-jalan utama atau jalan nasional, tetapi juga masuk ke jalan-jalan kabupaten, jalan kecamatan, hingga jalan desa,” kata Abdul dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Ia menyatakan jembatan bailey akan menggantikan jembatan yang terputus akibat banjir agar mobilitas antardaerah dapat segera pulih. Menurutnya, hampir seluruh titik jembatan yang rusak akan dikoneksikan kembali.

“Jadi, hampir semua nanti jembatan-jembatan yang saat ini terputus, kita akan koneksikan kembali dengan menggunakan jembatan bailey,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan sejumlah jembatan bailey yang telah rampung dan digunakan masyarakat, salah satunya di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Jembatan tersebut telah diuji coba dengan panjang 30 meter, lebar 4,2 meter, dan kapasitas beban maksimal 18 ton.

“Jembatan ini sudah diresmikan dan dibuka untuk umum serta diap mendukung pemulihan akses transportasi utama antarwilayah,” jelasnya.

Selain itu, beberapa jembatan bailey lain di Aceh hampir rampung, termasuk yang menghubungkan Kecamatan Bandar Khelipah dan Permatan di Bener Meriah dengan progres 75 persen. Sementara pemasangan di Timbang Gajah masih berlangsung dan pembersihan akses jalan dilakukan di Dusun Uning, Desa Pining, Gayo Lues.

Pemasangan jembatan bailey tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pemerintah pada awal 2026. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan mobilitas warga sekaligus mendorong kembali aktivitas perekonomian di wilayah terdampak bencana.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  4  =