Hot Topic

Pemerintah Tambah 156 Prodi Dokter Spesialis, Tampung 3.150 Mahasiswa Baru

Channel9.id – Jakarta. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyampaikan langkah pemerintah memperkuat layanan kesehatan nasional melalui penambahan besar-besaran pendidikan dokter spesialis.

Kebijakan ini dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto melalui penerbitan izin pembukaan ratusan program studi spesialis dan subspesialis kedokteran oleh Kemendikti Saintek bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kementerian Kesehatan telah menerbitkan 156 izin prodi spesialis baru, 126 prodi spesialis dan 30 prodi subspesialis,” ujar Brian dalam pertemuan dialog antara Presiden Prabowo Subianto dan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Penambahan program studi tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah mahasiswa kedokteran di awal tahun 2026. Total mahasiswa baru bertambah 3.150 orang sehingga jumlah keseluruhan mengalami lonjakan signifikan.

“Saat ini terdapat sekitar 5.000, sehingga total menjadi 8.650 mahasiswa,” jelasnya.

Selain sektor kesehatan, Brian juga melaporkan peningkatan dukungan pendanaan riset nasional yang kini telah melampaui Rp8 triliun. Anggaran tersebut dikelola oleh Kemendiktisaintek serta melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Rasio anggaran riset terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini mencapai 0,34 persen dan diarahkan agar lebih terhubung dengan kebutuhan industri nasional. Pemerintah mendorong riset menjadi penghubung antara pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata industri dengan Danantara sebagai penggerak utama.

“Beberapa kajian terkait industri nasional yang sedang dikerjakan antara lain pengembangan industri tenaga surya atau solar cell, logam tanah jarang, pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, industri semikonduktor, industri sepatu, tekstil, kosmetik. Selain itu juga pada ketahanan pangan, yaitu bawang putih, kedelai, dan gandum,” ucapnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  65  =  69