Channel9.id – Jakarta. Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei bertajuk “Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo-Gibran.” Berdasarkan survei tersebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alasan yang paling mempengaruhi kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subiant dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Peneliti utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi menjelaskan program MBG menduduki posisi pertama sebagai alasan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dengan perolehan angka 23,0 persen.
“Program ini selain sebagai program prioritas juga program paling fenomenal, paling disoroti publik, baik oleh mereka yang mendukung ataupun mereka yang kontra terhadap program MBG ini,” ujar Masduri saat memaparkan hasil survei yang disiarkan secara langsung di kanal Youtube Poltracking TV, Senin (13/4/2026).
“Jadi di tengah kontroversi dan perbedaan pandangan berkaitan dengan program ini, tapi ternyata oleh publik secara umum mendapatkan perhatian yang cukup baik, tentu dengan tidak menafikan kelompok-kelompok yang kritis terhadap kebijakan ini,” imbuhnya.
Program MBG kemudian disusul bantuan pemerintah tepat sasaran di angka 13,8 persen, kepemimpinan tegas dan berwibawa 10,2 persen, dan ekonomi yang stabil 7,8 persen.
Di sisi lain, penegakan hukum menjadi alasan paling rendah bagi masyarakat dalam menilai kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, yakni di angka 0,4 persen. Dengan nilai yang sama, stabilitas politik dan keamanan juga menjadi alasan paling rendah.
Berikut daftar alasan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia:
1. Program MBG: 23,0%
2. Bantuan pemerintah tepat sasaran: 13,8%
3. Kepemimpinan tegas dan berwibawa: 10,2%
4. Ekonomi yang stabil: 7,8%
5. Kinerja yang terbukti: 7,0%
6. Jaminan layanan kesehatan: 5,9%
7. Akses pendidikan merata: 5,6%
8. Pencegahan/memberantas korupsi: 4,5%
9. Infrastruktur yang merata: 3,3%
10. Harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau: 3,2%
11. Harga BBM stabil: 2,2%
12. Sering memberikan bantuan: 1,3%
13. Tersedianya lapangan kerja: 1,1%
14. Sering turun ke masyarakat: 1,1%
15. Pembangunan/infrastruktur merata: 1,1%
16. Melanjutkan pembangunan IKN: 0,6%
17. Pendidikan semakin maju: 0,5%
18. Kebebasan berpendapat: 0,5%
19. Politik dan keamanan stabil: 0,4%
20. Penegakan hukum baik: 0,4%
21. Lainnya: 1,7%
22. Tidak tahu/tidak jawab: 4,8%
Adapun survei Poltracking Indonesia ini dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung pada 2-8 Maret 2026. Jumlah sampel 1.220 responden dengan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Metode sampel survei menggunakan multistage random sampling.
HT





