Prabowo Bahas Geopolitik Global dan Konflik Iran Bersama Tokoh Nasional
Nasional

Prabowo Bahas Geopolitik Global dan Konflik Iran Bersama Tokoh Nasional

Channel9.id – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden, wakil presiden, dan tokoh nasional untuk membahas perkembangan geopolitik global, termasuk konflik di Iran. Pertemuan itu juga dihadiri para ketua umum partai politik guna mendengar paparan pemerintah terkait langkah antisipasi dampak konflik terhadap energi dan stabilitas nasional.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan Prabowo memaparkan perkembangan geopolitik terkini dan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika global. Ia menyebut penjelasan tersebut menekankan langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga keamanan dan kepentingan nasional.

“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain,” kata Bahlil kepada wartawan di Istana Negara, Selasa (3/3/2026) malam.

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, partai politik memahami posisi dan langkah yang disiapkan pemerintah dalam merespons situasi global tersebut. Ia pun menegaskan dukungan terhadap kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi potensi risiko yang timbul.

“Prinsipnya, kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan Bapak Presiden dan kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi situasi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf menyampaikan bahwa Prabowo juga menyinggung kesiapan menghadapi potensi krisis, termasuk ketahanan pangan dan energi serta pentingnya soliditas elite nasional.

Selain isu Iran, ia menyebut Presiden turut menjelaskan perkembangan terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace sebagai salah satu opsi mendorong perdamaian di Palestina.

“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite. Insya Allah beliau sendiri akan menyampaikan sikap resmi kepada publik,” tambahnya.

Ia menambahkan, Board of Peace memang dinilai bukan pilihan ideal, tetapi dianggap sebagai opsi paling realistis untuk mendorong perdamaian jangka panjang. Hal tersebut telah disampaikan Prabowo kepada MUI dan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.

“Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Board of Peace itu adalah penjelasan yang mungkin telah Pak Prabowo sampaikan kepada MUI dan Ormas Islam,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden dan wakil presiden serta delapan ketua umum partai politik untuk makan malam bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan makan malam tersebut menjadi forum silaturahmi kebangsaan bagi para pemimpin dan tokoh bangsa. Ia menekankan adanya ruang untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman antarpara pemimpin lintas generasi.

“Makan malam ini merupakan forum silaturahmi kebangsaan sekaligus ruang untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman antarpara pemimpin dan tokoh bangsa,” kata Teddy di Istana Negara, Selasa.

Pertemuan juga membahas sejumlah isu strategis termasuk dinamika geopolitik global, dengan diskusi yang berlangsung terbuka dan berkembang sesuai dialog yang mengemuka.

Dalam pertemuan itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak hadir dan disambut langsung oleh Prabowo di halaman Istana Negara. Kehadiran SBY disusul oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Selain itu, para Ketua Umum partai politik yang saat ini berjumlah delapan partai juga turut diundang dalam pertemuan tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan ini di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menko Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, hingga Kepala BGN Dadan Hindayana.

Hadir pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensos Saifulah Yusuf, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Ketua umum parpol yang juga tampak hadir di antaranya Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzamil, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  1  =