Channel9.id-Aceh Utara. Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Huntara tersebut diharapkan menjadi solusi agar masyarakat tidak terus bertahan di tenda pengungsian.
Aceh Utara disebut Tito sebagai salah satu wilayah dengan dampak bencana paling berat. Banyak rumah warga rusak hingga rata dengan tanah, sementara sebagian masyarakat masih tinggal di tenda.
“Sebanyak 4.000 huntara di Aceh Utara, mudah-mudahan ini nanti akan bisa membantu terutama yang tinggal-tinggal di tenda ini, bisa masuk ke dalam hunian sementara,” kata Tito saat meninjau huntara di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kamis (22/1/2026).
Ia menyampaikan terima kasih kepada Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Danantara yang membangun huntara, serta BNPB yang sebelumnya menyiapkan tenda pengungsian, logistik, hingga bantuan air bersih.
Tito menegaskan, setelah masa huntara, pemerintah akan menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang. Huntap akan dibangun melalui Kementerian PKP, BNPB, serta kolaborasi berbagai pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang membantu pembangunan ribuan unit rumah layak huni.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat oleh pemerintah daerah. Menurut Tito, bantuan perumahan dan sosial hanya bisa disalurkan cepat jika data warga terdampak sudah valid dan terverifikasi.
“Kuncinya adalah bupati dan wali kota. Buat tim dengan camat, keuchik, Dinas Sosial, dan BPBD untuk mendata warga yang memerlukan,” ujarnya.
Tito merinci, bantuan rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta. Selain itu, warga juga berhak menerima bantuan uang makan, perabotan rumah tangga, serta bantuan pemulihan ekonomi.
Ia menegaskan, semakin cepat data diserahkan, semakin cepat pula warga terdampak keluar dari tenda dan memperoleh bantuan yang dibutuhkan.
“Makin cepat diserahkan datanya, mereka akan sangat terbantu,” tandas Tito.
Baca juga: Tito Cek Huntara Pengungsi di Pidie Jaya: Nyaman dan Lengkap





