Channel9.id, Jakarta – Rumah milik Anggota DPR Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran amuk massa pada Sabtu (30/8/2025). Ratusan warga mendatangi kediaman politisi NasDem itu setelah tersulut oleh pernyataannya yang menyebut desakan pembubaran DPR berasal dari orang dengan “mental tolol”.
Situasi yang awalnya hanya berupa kerumunan berubah ricuh. Massa melempari rumah dengan batu dan benda keras, hingga kaca depan pecah dan pagar jebol. Mereka kemudian masuk ke dalam rumah yang kosong, mengacak-acak isi, serta menjarah berbagai barang mewah. Bahkan mobil Lexus senilai Rp1,87 miliar ikut dihancurkan.
Tidak hanya itu, dokumen penting milik Ahmad Sahroni, seperti ijazah dan SKCK, juga hilang dibawa massa. Beberapa warga bahkan sempat berenang di kolam renang pribadi Sahroni sebelum membawa kabur barang berharga lainnya.
Aksi Penjarahan Rumah Sri Mulyani
Sehari setelahnya, aksi serupa terjadi di kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Minggu (31/8/2025) dini hari. Menurut staf pengamanan, Joko Sutrisno, penjarahan berlangsung dalam dua gelombang, pukul 01.00 dan 03.00 WIB.
Ratusan orang yang sebagian besar bukan warga sekitar datang secara terkoordinasi, bahkan ada yang membawa senjata tajam dan drone. Mereka mengambil berbagai barang rumah tangga, mulai dari televisi, perhiasan, lemari, hingga perlengkapan dapur.
Seorang saksi bernama Renzi menyebut, penjagaan kawasan saat itu hanya dilakukan petugas keamanan dan seorang prajurit TNI, sehingga tidak mampu menghadang massa. “Yang bisa dilakukan hanya menenangkan warga agar tidak membakar rumah,” ujarnya.
Sri Mulyani sendiri tidak berada di rumah ketika kejadian. Kerabat yang menempati rumah tersebut sempat diungsikan ke tetangga sebelum massa masuk.
Hingga Minggu pagi, kawasan Jalan Mandar sudah kembali kondusif. Puluhan prajurit TNI kini berjaga di sekitar rumah Sri Mulyani untuk mengantisipasi kericuhan lanjutan.