Amran, Satgas PRR
Nasional

Satgas Ungkap 80 Persen Titik Terdampak Lumpur di Sumatera Sudah Dibersihkan

Channel9.id, Jakarta. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan kemajuan signifikan dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana di tiga provinsi. Hingga kini, tim telah membersihkan 406 dari total 508 lokasi yang sebelumnya tertutup lumpur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, menjelaskan bahwa sebagian besar titik yang menjadi prioritas pembersihan telah selesai ditangani.

“Dari 508 lokasi yang menjadi target pembersihan, sebanyak 406 lokasi sudah bersih sepenuhnya. Sisanya, sekitar 102 lokasi, masih dalam tahap penanganan,” ujar Amran di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Akses Jalan Utama Sudah Pulih

Amran memastikan bahwa lokasi yang masih dalam proses pembersihan umumnya merupakan titik kecil yang menjadi akses menuju sejumlah jalan.

Ia menegaskan bahwa seluruh jalan nasional dan jalan provinsi yang sebelumnya tertutup lumpur kini telah kembali bersih dan dapat dilalui masyarakat.

Menurutnya, pembersihan lumpur merupakan bagian dari tahap rehabilitasi pascabencana yang bertujuan memulihkan mobilitas warga serta mengembalikan fungsi fasilitas umum.

“Langkah ini penting agar akses masyarakat kembali normal dan fasilitas publik bisa digunakan seperti sebelumnya,” katanya.

Progres Pembersihan di Tiga Provinsi

Satgas mencatat progres pembersihan berbeda di setiap wilayah terdampak.

Di Provinsi Aceh, tim telah membersihkan 366 dari total 455 lokasi yang menjadi target. Sementara itu, 89 lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan tingkat progres yang bervariasi.

“Ada lokasi yang progresnya sudah mencapai 80 hingga 90 persen, sebagian sekitar 60 persen, dan ada juga yang masih di bawah 50 persen,” jelas Amran.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, seluruh titik terdampak yang berjumlah 29 lokasi telah selesai dibersihkan.

Sementara itu di Sumatera Utara, tim telah menyelesaikan pembersihan di 11 dari 24 lokasi. Sebanyak 13 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

Amran menambahkan bahwa sejumlah fasilitas publik yang sebelumnya terdampak lumpur kini juga telah kembali pulih.

Ia mencontohkan beberapa sekolah di Aceh Timur yang sebelumnya terdampak bencana kini sudah sepenuhnya bersih, baik di dalam bangunan maupun di area sekitarnya.

“Beberapa sekolah di Aceh Timur sudah selesai dibersihkan 100 persen, baik bagian dalam maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  35  =  36