Channel9.id – Malang. Abraham Stefano Tambunan, siswa SMA Taruna Nusantara asal Medan, Sumatra Utara, menyampaikan kekagumannya terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai Prabowo sebagai pemimpin yang tegas, disiplin, dan memiliki visi kuat dalam membangun pendidikan nasional.
“Pak Prabowo itu mencerminkan kepemimpinan yang saya sukai dan kedisiplinan yang saya selalu pedomani,” ujar Abraham di SMA Taruna Nusantara Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Presiden Prabowo meresmikan gedung SMA Taruna Nusantara Malang dan meninjau sejumlah ruang belajar di lingkungan sekolah tersebut. Dalam kunjungan itu, Prabowo juga berdialog dengan para siswa mengenai teknologi yang mereka kembangkan.
Abraham mengaku senang dan bangga dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikannya.
“Saya merasa senang karena ini merupakan pengalaman saya bertemu dengan RI 1 dan Pak Prabowo merupakan salah satu idola saya,” ungkapnya.
Abraham turut menyoroti gagasan Prabowo untuk membangun sekolah unggulan di setiap provinsi. Ia menilai gagasan tersebut sebagai bukti perhatian Presiden terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Untuk kepemimpinan sendiri, kita dapat lihat Beliau yang sudah memiliki ide untuk membangun setiap sekolah unggulan di setiap provinsi, yang salah satunya itu SMA Taruna Nusantara Kampus Malang ini,” lanjutnya.
Selama bersekolah di SMA Taruna Nusantara, Abraham merasakan perubahan signifikan dalam kesehariannya, terutama terkait kedisiplinan. Nilai tersebut diterapkan tidak hanya di kelas, tetapi juga melalui aktivitas harian dan pembentukan karakter.
“Pelajaran yang saya dapatkan yaitu kedisiplinan karena ada salah satu prinsip, disiplin adalah napasku,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa penerapan peraturan baris-berbaris turut membentuk kebiasaan disiplin siswa dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, lingkungan sekolah berperan besar dalam membangun sikap tersebut.
“Sehingga bukan hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar di lingkungan sekitar. Bagaimana kita hidup dan bagaimana kita disiplin dalam melakukan segala hal,” jelas Abraham.
Abraham juga mengaku bangga menjadi bagian dari SMA Taruna Nusantara karena proses seleksi masuk yang ketat dan kompetitif. Dari banyak peserta di daerah asalnya, hanya sebagian kecil yang dinyatakan lolos.
“Ketika saya diterima, saya merasa sangat bangga karena saya terpilih dari ribuan orang yang mendaftar,” tuturnya.
Ke depan, Abraham bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung dan berkontribusi bagi bangsa. Ia berharap Presiden Prabowo terus menempatkan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
“Harapan saya, Pak Prabowo dapat terus menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam memperbaiki segala hal, khususnya SDM kita, sehingga kita dapat mencapai Indonesia Emas,” katanya.
HT





