Internasional

Soal Isu AS Akuisisi Greenland, Menlu Sugiono: RI Dalam Posisi Tidak Bersekutu

Channel9.id – Jakarta. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan sikap netral Indonesia di tengah mencuatnya isu akuisisi Greenland. Ia menyatakan Indonesia tetap mengedepankan kepentingan nasional di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang.

“Kita ada dalam posisi non-align (tidak bersekutu). Kita sadar bahwa dunia sekarang sangat dinamis situasinya. Namun, kita juga harus ingat bahwa ada kepentingan nasional yang harus kita jaga,” ujar Sugiono dalam pernyataan pers di Bad Ragas, Swiss, Sabtu (24/1/2026).

Sugiono mengatakan Indonesia mengharapkan terciptanya perdamaian dan stabilitas global. Ia merujuk pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa kemakmuran dunia tidak dapat tercapai tanpa stabilitas dan perdamaian.

“Seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian, tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur. Saya kira itu yang menjadi posisi kita,” ucap Sugiono.

Diketahui, Donald Trump bersikeras ingin menguasai Greenland, pulau strategis di kawasan Arktik yang merupakan wilayah otonomi Denmark. Trump menjadikan ancaman keamanan dari Rusia dan China di Lingkaran Arktik sebagai alasannya.

Pada Rabu (21/1/2026), Trump mengumumkan adanya “kerangka kerja” untuk kesepakatan masa depan tentang Greenland, dan membatalkan tarif yang direncanakan akan dikenakan terhadap negara-negara Eropa yang menentang langkahnya menguasai Greenland.

Saat berpidato di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer dalam upayanya menguasai Greenland, tetapi tetap bersikeras bahwa “Tidak ada negara atau persatuan negara-negara mana pun yang mampu mengamankan Greenland selain Amerika Serikat.”

“Banyak orang mengira saya akan menggunakan kekuatan, tetapi saya tidak perlu dan tidak akan melakukannya,” kata Trump, Rabu (21/1/2026).

“Greenland sangat penting bagi keamanan Amerika Serikat dan dunia,” lanjutnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  44  =  52