Channel9.id-Jakarta. Sebuah lagu tak hanya hiburan semata, tapi juga menyampaikan pesan. Demikian dengan grup musik The HM7 siap mewarnai industri musik Indonesia dengan merilis karyanya yang berjudul ‘Ha Em Sepen’. Sebuah lagu yang membawa pesan moral yang kuat mengenai realitas sosial yang sering terjadi di tengah masyarakat modern saat ini.
Tubagus Danny R, salah satu personel yang juga dikenal sebagai penulis lagu dan vokalis Deja Vu Band menjelaskan tembang tersebut. Karya ini memotret kehidupan rumah tangga yang diwarnai oleh ketidakjujuran seorang kepala keluarga.
“Di bulan November ini, kami The HM7 resmi merilis single perdana berjudul ‘Ha Em Sepen’,” ujar Tubagus Danny R dalam keterangan resminya, Kamis (20/11/2025).
“Lagu ini mengangkat cerita tentang laki-laki berkeluarga, punya istri anak, namun kerap hidup dalam kebohongan kepada orang-orang terdekatnya,” Danny melanjutkan.
Lebih lanjut grup yang beranggotakan Danny, Beben dan Dadang Hermawan ini menceritakan proses kreatif di balik terciptanya single ‘Ha Em Sepen’. Melalui kolaborasi apik antara Dan’s Pro dan Raspati Record untuk memastikan kualitas audio, tahap awal produksi yang dilakukan dengan cermat untuk menemukan warna musik yang tepat.
“Kami memulai dengan membuat guide lagu dan mencari referensi sound yang sesuai. Setelah komposisi mencapai sekitar 60 persen, barulah masuk ke proses take yang sebenarnya, lalu balancing, mixing, dan mastering. Lagu ini cukup unik,” ungkap Beben.
Menariknya, terbentuknya The HM7 berawal dari interaksi sosial yang sangat cair. Danny menjelaskan bahwa fondasi utama grup ini adalah ikatan persahabatan yang terjalin secara natural di antara para anggotanya.
“Kisah terbentuknya The HM7 berawal dari sekumpulan sahabat yang sering berkumpul di waktu senggang. Dalam suasana santai dan penuh tawa, celetukan ‘Ah maneh mah huntu!’ yang ditujukan kepada teman yang sering datang terlambat, menjadi momen tak terduga yang kemudian menginspirasi nama grup ini,” jelas Danny.
Dadang Hermawan yang bertindak sebagai produser sekaligus penulis lirik menegaskan bahwa nama The HM7 bukan sekadar label. Tetapi juga menjadi representasi semangat kebersamaan mereka.
“Nama The HM7 ini menjadi simbol keakraban, spontanitas, dan kreativitas yang mewarnai perjalanan musik kami,” ujar Dadang.
Kehadiran The HM7 tak hanya sekadar untuk meramaikan belantika musik, namun juga membawa misi besar untuk mengangkat kembali marwah musik berbahasa Sunda di tengah gempuran genre lain yang sedang populer. Lewat single ‘Ha Em Sepen’ mereka ingin menunjukkan bahwa musik dari Jawa Barat bisa bersaing secara kompetitif.
“Kami ingin mendobrak pasar melalui Ha Em Sepen, agar musik Sunda Jawa Barat dapat diperhitungkan kembali di industri musik nasional,” ucap Beben.
Kontributor: Akhmad Sekhu





