Hot Topic

Tiba di Aceh Tamiang, Mendagri Pimpin Apel Praja IPDN Gelombang Ketiga

Channel9.id – Aceh Tamiang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tiba di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk memimpin Apel Pembukaan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan ASN Kemendagri Gelombang Ketiga, Sabtu (4/4/2026).

Pantauan Channel9.id, Tito tiba di halaman Istana Benua Raja pada pukul 10.58 WIB. Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra itu tampak mengenakan pakaian kemeja PDL berwarna putih.

Tito tampak didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, dan Rektor IPDN Halilul Khairi.

Setibanya di lokasi, mantan Kapolri itu langsung mengambil posisi di belakang mimbar untuk bersiap memberikan amanat pada apel tersebut.

Sementara itu, sebanyak 733 Praja IPDN telah berbaris rapi di halaman Istana Benua Raja sebelum Tito tiba. Mereka merupakan Praja IPDN yang diterjunkan pada gelombang ketiga untuk membantu proses pembersihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ratusan Praja IPDN itu kompak mengenakan kaos lengan panjang dan celana kargo berwarna coklat. Di bawah terik matahari, para praja tetap berdiri tegak memegang peralatan pembersihan lumpur, seperti cangkul dan sekop.

Selain memberikan amanat, Tito juga akan menyematkan pita pembukaan sebagai simbol resmi penugasan Praja IPDN untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Setelah memimpin apel, Tito dan rombongan dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke Desa Lubuk Sidup dan Desa Sekumur, Kecamatan Sekrak, Aceh Tamiang. Di sana, mantan Kapolri itu akan menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Bantuan yang akan diberikan itu berupa uang tunai, 200 paket sembako, 200 paket alat ibadah, dan 200 paket pakaian.

Adapun Satgas PRR Pascabencana Sumatra telah menerjunkan 733 Praja IPDN gelombang ketiga ke Kabupaten Aceh Tamiang pada 30 Maret 2026. Penugasan ini merupakan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat dan pemda pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada gelombang ketiga ini, ratusan Praja IPDN itu akan bertugas hingga 29 April 2026 dengan fokus pada pembersihan fasilitas umum, seperti jalan, drainase, makam raja di Aceh Tamiang, serta fasilitas olahraga.

Para Praja IPDN juga turut membantu membersihkan rumah warga di Desa Kota Kuala Simpang dan Desa Kampung Bundar. Kegiatan ini diperluas dengan target tambahan di Desa Kampung Dalam dan Desa Terban.

Secara keseluruhan, Satgas PRR telah menurunkan sebanyak 2.279 Praja IPDN dalam tiga gelombang. Mereka difokuskan pada pembersihan lumpur di kantor pemerintahan, rumah warga, jalan transportasi, hingga fasilitas umum.

Berdasarkan data per 2 April 2026, masih terdapat 24 sekolah, 3 fasilitas umum, dan 8 perkantoran di Aceh Tamiang yang masih menjadi sasaran pembersihan lumpur.

Baca juga: Hari Ini, Mendagri Bakal Pimpin Apel Pembukaan Praja IPDN Gelombang III di Aceh Tamiang

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

51  +    =  57