Channel9.id, Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penuh transformasi pemerintahan dan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, program pemerintah daerah harus selaras dengan kebijakan pusat.
Pesan itu disampaikan Tito saat melantik Wakil Rektor IPDN, pejabat pimpinan tinggi pratama, dan pejabat administrator di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Tito menekankan pentingnya memahami visi strategis Presiden di tengah dinamika geopolitik global dan perubahan paradigma pembangunan. Ia meminta aparatur sipil negara mengubah cara berpikir dan bekerja secara cepat dan mendasar.
“Perubahannya revolutif dan harus bergerak cepat,” ujarnya.
Menurutnya, persaingan global yang makin ketat menuntut Indonesia memperkuat ketahanan nasional, mulai dari pangan, energi, hingga ekonomi. Karena itu, pemerintah menggulirkan berbagai program untuk mendorong kemandirian.
Tito menilai Kemendagri memegang peran kunci mengawal daerah agar sejalan dengan kebijakan tersebut. Seluruh jajaran, kata dia, harus memahami arah besar pembangunan dan tidak terjebak pada pola pikir sektoral.
“Semuanya harus paham. Kalau tidak, akan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah kini menguatkan konsep ekonomi sosial kerakyatan. Negara perlu hadir dan aktif melindungi kelompok masyarakat berdaya beli rendah.
“Pemerintah harus campur tangan untuk memastikan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Karena itu, Tito meminta kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga DPRD menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan prorakyat serta memperkuat kemandirian nasional.
“Semua harus mengarah ke ekonomi kerakyatan dan kemandirian,” tandasnya.





