Nasional

TNI Percepat Pembangunan Jembatan di Sumut untuk Pulihkan Konektivitas Pascabencana

Channel9.id – Sumatera Utara. Personel TNI terus membangun dan memperbaiki jembatan di sejumlah titik di Sumatra Utara sebagai upaya pemulihan konektivitas masyarakat terdampak bencana. Pembangunan dikejar untuk memastikan akses antarkawasan kembali berfungsi dan aktivitas warga dapat berjalan normal.

Pekerjaan mencakup berbagai jenis struktur, mulai dari jembatan gantung hingga jembatan bailey. Hingga Kamis (29/1/2026), personel TNI melakukan penggalian tanah, pengangkutan material, penyiapan fondasi, pemasangan besi pengaman, pengecatan jembatan, serta memanfaatkan alat berat untuk mempercepat proses pembangunan.

Sejumlah jembatan yang tengah dalam progres pembangunan antara lain:

1. Jembatan Gantung, Desa Ladang Tengah-Andam Dewi
2. Jembatan Gantung Lingkungan 3, Kelurahan Bonalumban ke Lingkungan
3. Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah 3. Jembatan Gantung Perintis Garuda menghubungkan jalan antara Lingkungan I Lumban Tonga-Tonga, Kelurahan Bonalumban ke Lingkungan III Onan Tukka, Kelurahan Tukka
4. Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan jalan antara Desa padang Masiang dengan Desa Ujung Batu Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah
5. Jembatan Gantung Desa Sanawuyu, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara
6. Jembatan Gantung di Sungai Moro’o Desa Ononamolo III menghubungkan Desa Hilidaura, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat
7. Jembatan bailey di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan
8. Jembatan gantung di Desa Purba Sinamba, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta

Kehadiran jalur penghubung yang aman dan layak diharapkan mampu menormalisasi aktivitas warga di Sumatra Utara.

Saat ini, 96,89 persen jalan daerah telah berfungsi, sementara jembatan yang berfungsi baru mencapai 28,13 persen dari total keseluruhan yang dibangun.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

77  +    =  78